Minggu, 26 April 2026

Pilkada Kota Bandung

Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Serahkan Kelengkapan Pendaftaran Cawalkot Bandung ke DPC Gerindra   

Pencalonan Reza menuju bacawalkot Bandung berawal dari kesadaran dan harapan bersama orang muda Kota Bandung yang mempunyai hak untuk mencalonkan diri

Tribun Jabar/ Muhammad Nandri Prilatama
Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jabar, Reza Arfah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat, Reza Arfah, menyerahkan kelengkapan administrasi pendaftaran calon Wali Kota Bandung ke Kantor DPC Gerindra kota Bandung, Jalan Talagabodas, Minggu (12/5/2024).

Pencalonan Reza ke bursa bacawalkot Bandung berawal dari kesadaran dan harapan bersama orang muda Kota Bandung yang mempunyai hak untuk mencalonkan Wali Kota Bandung.

Apalagi, menurut Reza, sering orang muda dibatasi ruang gerak dan berpikirnya, terkhusus dalam kontestasi politik.

"Orang muda sering diposisikan sebatas menjadi pasar dan alat politik untuk meraih suara. Jadi, saya coba susun gagasan Nyaah ka Bandung," kata Reza.

Reza menjelaskan bahwa maksud Nyaah ialah cinta atau sayang yang sudah menjadi fitrah alami manusia.

Untuk itu ia memberanikan diri mendaftar calon Wali Kota Bandung 2024. 

Reza menambahkan, Kota Bandung sebagai kota indah nan romantis, banyak melahirkan tokoh-tokoh bangsa, seniman, dan budayawan serta maestro dengan karya-karya tidak hanya skala lokal melainkan nasional, bahkan mendunia.

Menurut Reza, Kota Bandung banyak memunculkan para pegiat industri kreatif dengan produk-produk berdaya beda serta tidak jarang menjadi trend center nasional. 

Namun di sisi lain, Kota Bandung juga memiliki kompleksitas tersendiri. Hal tersebut beriringan dengan bermasalahnya pengelolaan lingkungan, di antaranya sampah, polusi udara, dan kemacetan serta buruknya perencanaan tata ruang kota, semisal daerah resapan air kian habis dijadikan pemukiman dan tidak jarang merupakan pemukiman elit. 

"Saya lahir dan besar di Kota Bandung serta perlahan mulai memahami posisi penting serta dibutuhkannya sosok orang muda guna tampil dalam kontestasi pilwalkot 2024."

"Sebagai orang muda tidak cukup sekedar menyuarakan keresahan dan kegelisahan saja, melainkan sudah saatnya mengambil peran untuk menjadi bagian dalam penentu arah kebijakan dan pelaksana arah kebajikan bagi Kota Bandung," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved