Minggu, 19 April 2026

Bey Machmudin Kawal Pengiriman 16 Ton RDF dari TPST di Cimahi ke Pabrik Semen

Bey Machmudin ikut melepas pengiriman perdana 16 ton RDF terbuat dari sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Santiong, Cimahi.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
Tribun Jabar/Muhamad Syarif Abdussalam
Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin (kemeja putih), saat turut melepas pengiriman perdana 16 ton refused derived fuel (RDF) terbuat dari sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Santiong, Kota Cimahi, ke PT Indocement di Kabupaten Bogor, Senin (22/4/2024). 

Namun di tahap awal, saat ini baru dicoba sekira 30 ton per hari dan akan dimaksimalkan menjadi 50 ton jika sudah ada kesesuaian pada kinerja mesin dan para pekerjanya.

"Kita harus bertahap, jadi sekarang 30 ton dulu," kata Dicky.

Baca juga: Tak Bergantung ke TPA Sarimukti, Pemkot Cimahi Siapkan RDF Plan Mampu Olah Sampah 50 ton per Hari

Jika sudah bisa maksimal menyerap sampah 50 per hari, tambah Dicky, maka secara signifikan TPST Santiong dapat mengurangi sampah di Cimahi yang jumlahnya mencapai 226 ton per hari.

Lebih lanjut Dicky juga segera mempertimbangkan penyerapan hasil RDF untuk beberapa industri yang berlokasi di Kota Cimahi agar kapasitas dan penyerapan hasil pengolahan bisa terakomodasi dengan baik.

"Ke depan kita harapkan Kota Cimahi bisa zero to TPA," katanya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved