Perbaikan Jalan Provinsi Ditargetkan Rampung 3 April 2024, Terdeteksi Ada 630 Lubang
Secara umum, kondisi jalan arteri dan alternatif sepanjang 2.362,183 km yang dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkondisi baik jelang Idulfitri.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Januar Pribadi Hamel
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Secara umum, kondisi jalan arteri dan alternatif sepanjang 2.362,183 km yang dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkondisi baik menjelang Idulfitri tahun ini dengan kemantapan mencapai 83,9 persen.
Selain jalan provinsi, di Jabar terdapat jalan nasional sepanjang 1.774,01 km dengan kemantapan 97,81 persen dan jalan kabupaten/kota dengan panjang 21.759,409 km dan kemantapan 81,58 persen.
Kepala Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono, mengatakan hal yang perlu dicermati dan ditangani menjelang masa libur Lebaran adalah lubang jalan. Pihaknya mendeteksi 630 lubang yang tersebar hampir merata di jalan provinsi.
Dari angka tersebut, katanya, sebanyak 198 lubang jalan terdapat di 114 ruas jalan alternatif, 117 lubang di 119 ruas jalur wisata, dan di jalur umum lainnya terdapat 315 lubang.
Baca juga: Soal Jalan Rusak yang Ditanami Pohon Pisang oleh Warga, Begini Klarifikasi Kepala Dinas PURP Ciamis
"Semuanya, 630 lubang jalan ini tengah dalam perbaikan melalui program sapu lubang. Pengerjaannya dimulai 4 Maret dan ditargetkan rampung pada 3 April 2024. Satuan Pelayanan Pengelolaan Jalan dan Jembatan (KSPPJJ) menyiapkan satu tim sapu lubang," kata Bambang melalui ponsel, Jumat (22/3/2024).
Ia mengatakan cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi ikut mempertinggi potensi kerusakan jalan di Jawa Barat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun terus berupaya melakukan perbaikan jalan berupa penutupan lubang-lubang jalan.
"Kita terus pastikan agar jalan provinsi yang berpotensi akan digunakan untuk menuju objek-objek wisata, jalur alternatif, dan lainnya, yang ada di Jawa Barat dan ini tentunya harus dalam kondisi baik. Lebih kurang sekitar 630 lubang yang harus ditangani," kata Bambang.
Pihaknya pun mengantisipasi munculnya lubang jalan susulan mengingat Jawa Barat masih mengalami musim hujan sampai April nanti. Bambang mengatakan menghadapi cuaca ekstrem, pihaknya penyiapkan Unit Reaksi Cepat di semua titik rawan bencana. Juga Disaster Relieve Unit di wilayah utara, tengah, dan selatan Jabar.
Baca juga: Jalan Rusak di Indramayu Ditanami Pisang Perlu Sentuhan Pemerintah, Bisa Membahayakan Pengendara
Akan ada 48 posko Bina Marga Jabar yang akan disiagakan selama 24 jam per hari. Kendaraan berat yang disiagakan adalah 54 truk, 6 wheel louder, 6 untuk PC 45/55, 40 pickup, 6 truk crane, dan 2 unit PC 130.
"Untuk selalu waspada, kami siapkan tim unit reaksi cepat, siaga 24 jam. Dan juga menghimbau kepada para pengguna jalan hati-hati berkendara kemudian harus betul-betul waspada, angin kini terkadang ekstrem," katanya.
Adapun jalur mudik lebaran non-tol yang ada di Jawa Barat adalah:
Jalur Lintas Utara (Jalan Nasional)
1. Bekasi - Karawang
2. Karawang - Cikampek - Pamanukan
3. Pamanukan - Lohbener - Palimanan
4. Lohbener - Indramayu - Cirebon - Losari
Jalur Lintas Tengah (Jalan Nasional)
| Dedi Mulyadi Terjunkan 130 Penyapu Baru, 1 Petugas Bersihkan 300 Meter Jalan Bantu Walkot Farhan |
|
|---|
| PLN UP3 Cimahi Pastikan Kesiapan SPKLU Jelang Lebaran 1447 H Dukung Mobilitas Kendaraan Listrik |
|
|---|
| Banjir Lumpur dan Longsor Tutup Jalan Provinsi di Sukabumi, Akses Terputus Total Malam Ini |
|
|---|
| Transaksi SPKLU 4 Kali Lipat Saat RAFI 2026, PLN UID Jabar Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik |
|
|---|
| PLN Cianjur Dukung Kegiatan DMI Takokak, Salurkan Bantuan Sembako untuk Marbot dan Kaum Dhuafa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/jalan-pwk-jtlhur-sudah-diperbaiki.jpg)