Pasien DBD di RSUD Palabuhanratu Sukabumi Meningkat dalam Tiga Bulan Terakhir

Pasien demam berdarah dengue (DBD) di RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menunjukkan peningkatan signifikan.

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Giri
Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Gerbang RSUD Palabuhanratu. Jumlah pasien DBD selalu meningkat tiap bulan. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Pasien demam berdarah dengue (DBD) di RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menunjukkan peningkatan signifikan awal Januari hingga Maret 2024.

Humas RSUD Palabuhanratu, Saeful Anwar, mengatakan, ada delapan pasien yang dirawat pada Januari.

Peningkatan terjadi pada Februari, sampai sampai 12 orang.

Sedangkan pada Maret, hingga Jumat (22/3/2024), ada 24 pasien DBD yang dirawat.

"Ada peningkatan, tapi tidak terjadi KLB (kejadian luar biasa)," kata Saeful kepada Tribun, Jumat.

Baca juga: Pasien DBD yang Dirawat di RSUD Cibabat Didominasi Anak-Anak, Jumlah Pasien Melonjak Sejak Januari

Saeful menjelaskan, pasien DBD yang dirawat rata-rata awalnya mengeluhkan demam tinggi, nyeri pada perut, hingga gelisah.

"Pasien sekarang rata-rata dewasa," ujar Saeful.

Sebelum dinyatakan DBD, pasien saat masuk IGD menjalani observasi sampai menunggu hasil labolatorium.

"Sebelum memasuki fase DBD, seseorang yang terinfeksi virus dengue umumnya mengalami demam tinggi secara mendadak hingga mencapai suhu di atas 38 derajat celsius. Fase ini disebut sebagai demam dengue," urai Saeful.

Baca juga: Ruang Perawatan Anak di RSUD Cibabat Penuh Imbas Merebaknya DBD, Pasien Tunggu Giliran Dirawat

"Demam terutama berlangsung pada hingga dua hari pertama dan akan turun pada hari ketiga. Namun, perlu diwaspadai bahwa hari ketiga hingga hari kelima saat demam sedang turun, justru merupakan masa kritis. Mungkin terjadi kebocoran cairan dari pembuluh darah yang disertai penurunan nilai trombosit, sehingga memerlukan terapi cairan dan observasi ketat," ucapnya.

Dalam melakukan perawatan, dokter di RSUD Palabuhanratu memberikan pelayanan prima untuk pasien DBD.

"Sesuai prosedur kita melaksanakan pelayanan dan perawatan terhadap pasien, pemeriksaan trombosit, melakukan rawat inap, utamanya supaya pasien tidak down dan kita terus mengupayakan agar imunitas mereka terjaga dan tidak syok," ucap Saeful. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved