Persib Bandung
Persib Bandung Tak Lagi Rayakan HUT 14 Maret, Bobotoh Tetap Banjiri Ucapan "Wilujeng Milangkala"
Persib Bandung tetap mendapatkan ucapan selamat hari jadi dari apra bobotoh meskipun tidak lagi merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) pada 14 Maret.
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
TRIBUNJABAR.ID - Persib Bandung tetap mendapatkan ucapan selamat hari jadi dari apra bobotoh meskipun tidak lagi merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) pada 14 Maret.
Sebagai informasi, Persib Bandung telah merubah tanggal hari jadinya dari 14 Maret 1933 menjadi 5 Januari 1919.
Hal tersebut ditetapkan berdasarkan riset tim peneliti yang diketahui Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran.
Meski demikian, hal tersebut menimbulkan sejumlah kontroversi terutama di kalangan suporter.
Banyak bobotoh yang masih enggan menerima keputusan manajemen untuk merubah hari jadi Persib Bandung tersebut.
Terlebih, tanggal 14 Maret 1933 sudah melekat erat dengan Persib Bandung.
Imbasnya, para bobotoh pun tetap memberikan ucapan selamat ulang tahun atau wilujeng milangkala dalam Bahasa Sunda kepada tim kesayangannya itu.
Ucapan-ucapan tersebut bsia dilihat dari unggahan terakhir Persib Bandung di Instagram, Rabu (13/3/2024).
Unggahan itu sejatinya memperlihatkan foto-foto kedatangan pemain Persib Bandung di Bali, yang hendak melakoni laga pekan ke-29 Liga 1 2023/2024.
Baca juga: PREDIKSI Susunan Pemain Persib Bandung Lawan Persikabo 1973, David da Silva Siap Cetak GOOOL Lagi
Tetapi, kolom komentarnya justru dibanjiri ucapan selamat ulang tahun.
"Wilujeng milangka persib yang ku kenal 14 maret 1933," tulis akun @
enj*************13.
"Wilujeng milangkala, JAYALAH PERSIBKU," kata akun @az*****r7.
"HAPPY BIRTHDAY 14 MARET 1933," timpal akun @tro******oh.
"HBD sib semoga besok bisa bawa 3 point dri bali ya sib!!!!!," ujar @bgs*******ii.
Kisah Anak Bernama Satu Sembilan Tiga Tiga
Anak kedua Asep Kuswandi (40), Persib Satu Sembilan Tiga Tiga, kembali viral setelah Persib resmi mengubah hari jadinya menjadi 5 Januari 1919.
Nama Persib, yang kini berusia lima tahun, jadi tak sesuai. Ini membuat Asep bingung.

Asep mengatakan, nama Persib yang ia berikan untuk anaknya sebenarnya adalah nazarnya tak lama setelah ia dan istrinya, Lilis Sumiati, menikah.
Nazar tersebut, ujarnya, juga bukan tanpa alasan.
Asep mengatakan, dari tujuh bersaudara, ia adalah anak lelaki satu-satunya. Di keluarga istrinya, bahkan tidak ada satu pun anak laki-laki.
"Dari situ saya mengucap nazar, kalau saya punya anak laki-laki, mau dikasih nama Persib,” kata Asep saat ditemui di kediamannya di Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (20/12/2023).
Asep memilih nama Persib untuk anaknya karena selama ini ia memang sangat menyukai klub sepak bola kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu.
Pada awalnya, kata Asep, yang akan ia pakai hanya nama Persib, tanpa embel-embel lainnya.
Baca juga: "Peluang Masih Ada" Kata Djadjang Nurdjaman soal Laga Lawan Persib Bandung, Resmi Latih Persikabo
“Cuma, ke sini-sini, saya pikir, nama apa ya yang bagus biar namanya enggak hanya Persib,” ujarnya.
Sempat, ketika itu, ada juga yang mengusulkan agar namanya Persib Nu Aing.
“Tapi, pas saya nonton ke stadion. Waktu itu Persib lawan Borneo FC, kata teman saya, ‘udah aja nama panjangnya Satu Sembilan Tiga Tiga.’ Akhirnya itu yang saya pilih,” kata Asep.
Asep mengaku, ia sebenarnya sempat lupa bahwa ia pernah bernazar sebelum dianugerahi anak laki-laki.
Orang yang pertama kali mengingatkannya pada nazar itu, ungkap Asep, adalah istrinya.
“Pas USG terus ketahuan bayi laki-laki, istri saya ngingetin, ‘anak laki-laki tuh, jangan lupa, kan mau dikasih nama Persib’,” kata Asep menirukan ucapan Lilis ketika itu.
Saat anak laki-laki mereka akhirnya lahir, 25 Maret 2018, Asep pun memberinya nama Persib Satu Sembilan Tiga Tiga.
Saat itu, nama anaknya juga viral, lantaran foto akta kelahiran Persib jadi perbincangan di media sosial.
“Waktu itu sempat ramai, teman-teman saya juga nanya, ‘serius itu teh nama anak kamu Persib?’ Rupanya akta kelahirannya udah rame di media sosial, padahal waktu itu saya juga belum terima akta kelahirannya Persib,” jelas Asep.
Saat ini, Asep mengatakan bahwa kebanyakan warga di kampungnya hanya sedikit saja yang mengetahui nama asli Persib.
“Enggak banyak yang tahu nama aslinya Persib Satu Sembilan Tiga Tiga. Soalnya sehari-hari anak saya dipanggilnya Peri. Pakai huruf P ya, bukan Feri,” tuturnya.
Asep mengakui, ia sudah mencintai Persib sejak dirinya masih kecil.
“Bapak saya dulu suka nonton Persib, jadi ya saya suka Persib pas masih kecil. Akhirnya sampai sekarang suka Persib,” ujarnya.
Lilis mengatakan, kesukaan Asep pada Persib juga menular pada anak mereka, Persib.
“Dia kalau dibecandain sama orang bahas klub sepak bola lain, selalu jawab, ‘naon da abi mah Persib’ (artinya: apaan aku mah Persib)."
"Jadi, ya mulai dari kakeknya, bapaknya, sampai Persib sendiri, turun-temurun memang suka klub sepak bola Persib,” jelasnya.
Lilis mengatakan, rencananya mereka akan memasukkan Persib ke sekolah sepak bola (SSB).
"Tapi, nanti saja saat usianya tujuh tahun. Kemarin sudah dimasukkan tapi enggak keterima, soalnya usianya masih lima tahun,” ujarnya Lilis.
Baca berita Persib Bandung lainnya di Tribunjabar.id.
2 Bintang Persib Bandung 'Tumbal' Thom Haye dan Federico Barba, Dipinjam ke Persita dan Malut United |
![]() |
---|
Kedatangn Haye dan Barba Menuai Korban, 2 Sosok Ini Siap Dipinjamkan Persib ke Dua Klub Ini |
![]() |
---|
Thom Haye dan Federico Barba Potensi Debut, Persib Bandung Berpeluang Hancurkan Rekor Borneo FC |
![]() |
---|
Senyum Penuh Arti Bojan Hodak saat Kabar Eliano Reijnders Gabung Persib Makin Kencang |
![]() |
---|
Thom Haye dan Federico Barba Gabung Persib Bandung, Bakal Ada Pemain yang Jadi Tumbal, Dipinjamkan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.