Persib Bandung

"Peluang Masih Ada" Kata Djadjang Nurdjaman soal Laga Lawan Persib Bandung, Resmi Latih Persikabo

Dua hari menjelang laga melawan Persib Bandung, secara resmi Persikabo 1973 menunjuk Djadjang Nurdjaman sebagai pelatih baru.

Editor: Hermawan Aksan
Istimewa
Pelatih baru Persikabo 1973, Djadjang Nurdjaman. 

TRIBUNJABAR.ID - Dua hari menjelang laga melawan Persib Bandung, secara resmi Persikabo 1973 menunjuk Djadjang Nurdjaman sebagai pelatih baru.

Djadjang menggantikan Aji Santoso, yang lengser dari kursi pelatih atas hasil minor 20 laga hanya memperoleh satu kemenangan di Liga 1 2023/2024. 

Djanur, yang pernah melatih Persib Bandung, pun turut memberikan alasannya menerima kembali tawaran Persikabo 1973.

Padahal ia pernah mengalami pemecatan di musim sebelumnya. 

“Saya menerima tawaran untuk kembali ke Persikabo 1973 karena saya melihat tim ini tidak banyak berubah,” kata Djanur. 

“Masih banyak pemain lama yang pernah sama saya seperti Manahati (Lestusen), Syahrul (Trisna), Andy (Setyo), Dimas (Drajad), Didik (Wahyu), dan Yandi (Sofyan) menjadi alasan saya menerima tawaran untuk kembali melatih Persikabo 1973,” kata Djanur.

Djanur ibarat tumbal dari kisah menyedihkan pelatih-pelatih Persikabo 1973 sebelumnya.

Pada awal musim tim Laskar Pajajaran ditangani oleh pelatih asal Singapura Aidil Sharin, tapi harus mundur, bertahan setelah empat pekan pertandingan. 

Lalu Persikabo ditangani pelatih asal Meksiko Salvador Rodriguez di tiga laga.

Baca juga: Demi Persib Bandung, Marc Klok sampai Tahan Sakit di Kaki, Biasanya Terasa setelah Pertandingan

Namun posisinya diturunkan menjadi direktur teknik hingga ditunjuk Aji Santoso tukangi Dimas Drajad dkk. 

Aji tak mampu mengangkat performa tim.

Dalam 20 laga, Aji hanya membawa timnya meraih sekali menang, enam kali imbang, dan 13 kali kalah.

Situasi tersebut yang membuat Persikabo kini menjadi juru kunci dengan 17 poin.

"Mission Impossible" keluar dari zona merah karena butuh sapu bersih enam laga sisa dengan harapan Arema FC dan PSS Sleman terpeleset. 

Djanur mengakui kini situasinya tidak menguntungkan, tapi ia mengajak tim tetap berjuang. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved