Federasi Serikat Guru Tolak Program Makan Siang Gratis Pakai Dana BOS, Hanya untuk Operasional
Retno juga menilai program makan siang gratis berpotensi mubazir karena tidak semua anak suka dengan menu yang disediakan.
Penulis: Deanza Falevi | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menolak bila dana program makan siang gratis diambil dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Ketua Dewan Pakar FSGI, Retno Listyarti mengatakan, salah satu dasar penolakan itu, yakni karena dana BOS biasanya digunakan untuk membiayai keperluan sekolah.
"Dana BOS adalah program pemerintah Indonesia yang memberikan bantuan keuangan kepada sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, baik negeri maupun swasta," kata Retno saat dikonfirmasi Tribunjabar.id, Selasa (5/3/2024).
Retno menyebutkan, dana BOS selama bertahun-tahun digunakan hanya untuk biaya operasional seperti gaji guru dan karyawan, kebutuhan belajar mengajar seperti buku, kertas, alat tulis kantor, dan keperluan lain seperti biaya listrik, air dan perawatan gedung sekolah.
Sementara dana BOS Afirmasi adalah program pemerintah pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang berada di daerah tertinggal.
Ia mengatakan, dana ini ditujukan untuk membantu peningkatan mutu pembelajaran pada sekolah dasar dan menengah yang diselenggarakan oleh pemerintah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Besaran jumlah dana BOS Afirmasi biasanya hanya mencapai puluhan juta dan jarang yang mencapai ratusan juta dengan kisaran umum kurang lebih Rp 100 juta per tahun.
Demikian juga dengan dana BOS reguler yang masih minim karena pemberiannya dihitung berdasarkan jumlah siswa yang ada.
"Jika dana BOS yang diterima besar, maka layanan Pendidikan dapat berjalan baik, namun jika Dana BOS digunakan untuk makan siang gratis maka dapat dipastikan jumlah yang diterima sekolah saat ini pastilah tidak cukup," ujarnya.
Retno juga menilai program makan siang gratis berpotensi mubazir karena tidak semua anak suka dengan menu yang disediakan.
Jika anggaran makanan gratis dibebankan pada dana BOS, menurut Retno, akan terjadinya pendidikan berkualitas yang tidak akan tercapai.
"Selain itu, orangtua yang lebih paham makanan kesukaan anaknya dan dapat memasak sendiri sehingga lebih bersih, bergizi dan sehat," kata Retno.(*)
Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi
Federasi Serikat Guru Indonesia
Makan Siang Gratis
Menu Makan Siang Gratis
dana BOS
Retno Listyarti
| Viral Kepsek di Ponorogo Selewengkan Dana Bos untuk Beli Bus, Bikin Negara Rugi RP 25 M |
|
|---|
| Buntut Gubernur di-PTUN, Sekolah Swasta di Sukabumi Terima Tantangan KDM Soal Audit Bantuan Pemprov |
|
|---|
| Soal Iuran dan Dana BOS, MAN 1 Cianjur Merasa Disudutkan Dedi Mulyadi: BPMU dari Pemprov Belum Cair |
|
|---|
| SMKN 13 Kota Bandung Mengaku Dana BOS dan BOPD Kurang, Dedi Mulyadi : Itu Sudah Standar Nasional |
|
|---|
| Makan Siang Gratis, Kolaborasi Matahari Pagi Indonesia, Babah Alun, dan Al Bi'Tsah Himmaturrisalah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/retno-listyarti-_-mantan-kepala-sekolah_20160109_230800.jpg)