Kamis, 7 Mei 2026

Kasus Bullying Anak Artis

Ditemukan Unsur Pidana, Polisi Naikkan Status Bullying di Binus School Serpong, Belum Ada Tersangka

Hal ini karena ditemukannya unsur pidana dari hasil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik kepolisian.

Tayang:
Editor: Ravianto
Kolase YouTube VINDES, Istimewa
Host kondang Vincent Rompies pernah menyatakan kebenciannya terhadap perilaku perundungan atau bullying, kini anaknya terlibat dalam kasus yang sama. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Polisi telah meningkatkan status kasus perundungan atau bullying yang melibatkan anak artis Vincent Rompies di Binus School Serpong dari penyelidikan ke penyidikan.

Hal ini karena ditemukannya unsur pidana dari hasil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik kepolisian.

"Sudah naik ke tahap penyidikan," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alvino Cahyadi saat dihubungi, Rabu (21/3/2024).

Meski sudah ditemukan unsur pidana, namun Kasie Humas Polres Tangerang Selatan Iptu Wendi mengatakan saat ini belum ada sosok tersangka dalam kasus ini.

"Belum (ada tersangka). Masih di dalami," jelasnya.

Viral Kasus Bullying 

Kasus dugaan perundungan oleh senior SMA Binus Scholl Serpong terhadap juniornya kini jadi viral.
Kasus dugaan perundungan oleh senior SMA Binus Scholl Serpong terhadap juniornya kini jadi viral. (Kolase Tribunnews/Ist/net)

Sebelumnya, sebuah unggahan viral di media sosial yang memperlihatkan seorang siswa SMA di kawasan Serpong, Tangerang Selatan tengah berbaring di kasur sebuah rumah sakit.

Dari unggahan yang dilihat di akun X bernama @BosPurwa disebutkan jika siswa itu merupakan korban perundungan hingga penganiayaan oleh para seniornya.

Adapun proses perundungan dan penganiayaan ini disebut sebagai syarat masuk ke dalam geng yang cukup terkenal di salah satu sekolah swasta tersebut.

Baca juga: Kasus Bullying di Binus School Serpong Viral, Pemilik Warung Tongkrongan Geng Tai Ditelepon Alumni

Dari keterangan unggahan tersebut disebutkan para siswa yang ingin masuk ke geng itu harus melakukan hal yang diperintah seniornya seperti membelikan makanan dan lain-lain.

Parahnya, kekerasan fisik diduga juga terjadi yang saat itu, korban disebut diikat di tiang hingga dipukuli menggunakan balok kayu.

Bukan melerai, siswa senior yang lain malah menjadikan aksi kekerasan itu sebagai bahan tertawaan hingga direkam.

Masih dalam keterangannya, para siswa yang terlibat dalam aksi perundungan itu disebut juga sudah dihukum oleh pihak sekolah.

Namun dalam kasus ini, pihak kepolisian mengusut kejadian tersebut setelah korban membuat laporan ke Polres Tangerang Selatan.

Pihak Sekolah Tak Beri Toleransi

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved