Ramadhan 2024

Apakah Boleh Melaksanakan Puasa Qadha Tidak Sahur karena Ketiduran? Begini Penjelasan Hukumnya

Saat melaksanakan puasa Qadha muncul pertanyaan melaksanakan puasa Qadha tidak sahur, apakah diperbolehkan, berikut penjelasan hukumnya

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Istimewa
Ilustrasi tidak sahur - Apakah Boleh Melaksanakan Puasa Qadha Tidak Sahur karena Ketiduran? Begini Penjelasan Hukumnya 

Allahumma Lakasumtu Wabika Aamantu Wa'alaa Rizqika Afthortu Birohmatika Yaa Arhamar Roohimiin.

Artinya:

"Ya Allah keranaMu aku berpuasa, dengan Mu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat MU, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih."

Demikian utang puasa atau puasa qadha dilaksanakan sesuai hari yang tak terlaksana saat puasa Ramadhan.

Karena wajib dibayar, maka sebaiknya utamakan untuk melaksanakan puasa qadha.

Baca juga: 65 Hari Menuju Bulan Ramadhan 2024, Ini Doa dan Amalan yang Bisa Dikerjakan Sebelum Puasa Ramadhan

Batas Akhir Puasa Qadha

Pertanyaan kapan batas akhir puasa qadha seringkali muncul di bulan Rajab dan Syaban atau menjelang bulan Ramadhan tiba.
 
Hal ini lantaran ada anggapan yang menyebut larangan puasa di bulan Rajab dan bulan Syaban.

Di sisi lain, ada pula hadis yang menyebut keutamaan Rasulullah lebih banyak puasa sunah di bulan Syaban.

Tentu hal tersebut membuat sebagian muslim bingung, kapan batas akhir puasa qadha, sementara di bulan Rajab dan Syaban belum membayar utang puasa tersebut.
 
Sementara umat muslim yang memiliki utang puasa tersebut harus membayarnya di hari lain setelah puasa Ramadhan.

Lantas, muncul pertanyaan, kapan batas akhir membayar puasa qadha atau membayar utang puasa Ramadhan tersebut?

Saat ini, kita sudah memasuki bulan Rajab yang disebut-sebut sebagai bulan tanda dekatnya bulan Ramadhan tiba.

Rajab disebut demikian karena berjarak 2 bulan menuju pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan.

Namun, seringkali sebagian umat muslim masih bingung adanya larangan puasa di bulan Rajab dan Syaban menjelang Ramadhan tersebut.

Dilansir dari konsultasisyariah.com, adanya larangan puasa tersebut berasal dari hadis melarang melakukan puasa setelah masuk pertengahan bulan syaban.

Satu di antaranya hadis dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved