Ramadhan 2024

Apakah Boleh Melaksanakan Puasa Qadha Tidak Sahur karena Ketiduran? Begini Penjelasan Hukumnya

Saat melaksanakan puasa Qadha muncul pertanyaan melaksanakan puasa Qadha tidak sahur, apakah diperbolehkan, berikut penjelasan hukumnya

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Istimewa
Ilustrasi tidak sahur - Apakah Boleh Melaksanakan Puasa Qadha Tidak Sahur karena Ketiduran? Begini Penjelasan Hukumnya 

Adapun dalil hadis syarat sah niat puasa itu dijelaskan dalam hadis dari Hafshah radhiallahu ‘anha; Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

من لم يجمع الصيام قبل الفجر فلا صيام له

“Siapa saja yang belum berniat puasa sebelum terbit fajar maka tidak ada puasa baginya.” (H.R. Abu Daud dan Nasa’i; dinilai sahih oleh Al-Albani)

Baca juga: Syarat dan Ketentuan Bayar Utang Puasa dengan Fidyah Selain Puasa Qadha, Ini Tata Cara Membayarnya

Tata Cara Puasa Qadha

Pada dasarnya dalam pelaksanaan puasa qadha tidak berbeda dengan puasa Ramadhan.

Karena puasa ganti, hanya bacaan niat saja yang berbeda.

Selebihnya, substansi dari pada pelaksanaanya adalah sama menahan makan dan minum atau nafsu.

Adapun berbuka puasa juga dilaksanakan setelah waktu matahari terbenam yakni waktu magrib.

Puasa Qadha dibayarkan sebanyak jumlah utang puasa Ramadhan.

Bacaan niat puasa qadha

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءٍ فَرْضَ رَمَضَانً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Ghodin 'an qadaa'in fardho ramadhoona lillahi ta'alaa

Artinya : "Saya niat puasa esok hari karena mengganti fardhu Ramadhan karena Allah Ta'ala".

Bacaan doa buka puasa qadha

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved