Minggu, 10 Mei 2026

Gempa di Sumedang

BMKG Ungkap Penyebab Kerusakan akibat Gempa Bumi Sumedang Bermagnitudo 4,8

Daryono menjelaskan alasan terjadinya kerusakan akibat gempa magnitudo 4,8 yang mengguncang Sumedang, Minggu (31/12/2023) malam.

Tayang:
Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Giri
DARYONO/BMKG
Bentangan Sesar Gempa Sumedang. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Daryono, menjelaskan alasan terjadinya kerusakan akibat gempa magnitudo 4,8 yang mengguncang Sumedang, Minggu (31/12/2023) malam.

Menurut Daryono, kerusakan terjadi akibat beberapa faktor, bukan hanya mengenai besaran magnitudo gempa bumi.

Kedalaman gempa atau hiposenternya sangat dangkal, hanya 5 kilometer, turut memengaruhi. 

"Gempa ini sangat dangkal, ini menjadikan percepatan getaran tanah di permukaan tanah masih sangat kuat, hingga memicu guncangan sangat kuat," ungkap Daryono kepada Tribunjabar.id, Senin (1/1/2024).

Selanjutnya, kata Daryono, kondisi bangunan yang banyak tidak masuk dalam standar kegempaan juga memicu kerusakan.

Baca juga: Gempa Bumi di Sumedang, BNPB: Sebanyak 331 Pasien RSUD Sumedang Dievakuasi Sementara

"Faktor kualitas bangunan rumah yang rendah, jauh di bawah standar aman gempa bumi (bukan rumah tahan gempa)," tuturnya. 

Selanjutnya kondisi tanah di wilayah Sumedang, kata Daryono, sangat lunak. 

"Kondisi tanah lunak di Sumedang yang dapat beresonansi sehingga terjadi amplifikasi (penguatan) guncangan gempa," ucapnya. 

Setelah terjadi gempa dengan magnitudo 4,8 tadi malam, hanya terjadi dua kali gempa susulan dengan megnitudo kecil hingga Senin siang.

Baca juga: Badan Geologi Langsung Turun ke Sumedang, Belum Pastikan Gempa karena Sesar Cileunyi-Tanjungsari

Baca juga: Kerusakan akibat Gempa Sumedang di Babakan Hurip, Dinding Terkelupas hingga Pintu Toilet Rusak

Gempa magnitudo 2,9 terjadi pukul 23:23:41 WIB pada kedalaman 7 kilometer dan gempa kelima dengan magnitudo 2,4 terjadi pukul 03:47:17 WIB pada kedalaman 5 kilometer.

Daryono menjelaskan, episenter gempa Sumedang ini terletak di Kota Sumedang. Sesuai dengan lokasi-lokasi kerusakan yang terjadi, sehingga gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif yang jalurnya terdapat di wilayah tersebut. 

Lokasi tiga episenter gempa Sumedang ini terletak di luar jalur sesar Cileunyi-Tanjungsari.

"Ini tetapi memang relatif berdekatan dengan ujung timur laut jalur sesar Cileunyi-Tanjungsari, sehingga gempa Sumedang ini diduga berasosiasi dengan terusan dari sesar Cileunyi-Tanjungsari," ucapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved