Hujan Deras Membuat Atap di SDN Mayak Cianjur Ambrol, Kayu Penyangga Genting Sudah Dimakan Rayap

Hujan dengan intensitas tinggi membuat atap ruang kelas SDN Mayak 3 di Kampung Nyalindung, Desa Mayak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur ambrol,

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Darajat Arianto
Dok. kepala sekolah
Murid SDN Mayak 3 di Kampung Nyalindung, Desa Mayak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur tengah mengeluarkan meja belajar yang tertimpa material yang ambruk, Selasa (28/11/2023). 

Laporan Kontributor Tribunjabar Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Hujan dengan intensitas tinggi membuat atap ruang kelas SDN Mayak 3 di Kampung Nyalindung, Desa Mayak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur ambrol, tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi yang didapat ambrolnya atap ruangan kelas SDN Mayak 3 tersebut terjadi pada Senin (27/11/2022) dini hari.

Ambrolnya atap ruangan kelas tersebut juga akibat bangunan sekolah sudah mengalami kerusakan selama beberapa tahun.

Kepala Sekolah SDN Mayak 3 Ai Solihat mengungkapkan, ada satu ruangan yang atapnya ambrol, dan membuat ruang kelas tersebut tidak bisa digunakan para murid.

"Kelas itu biasanya di gunakan sebanyak 35 murid untuk belajar. Tapi karena kejadiannya malam sehingga tidak ada korban luka atau jiwa," katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (28/11/2023).

Baca juga: Tebing di Sumedang Ambrol, Material Longsor Timpa Rumah Warga, Hujan Jadi Pemicu

Kondisi atap ruang kelas tersebut lanjut dia, mengalami kerusakan cukup parah, dan kayu tiang penyangga genteng sudah patah akibat rapuh dimakan rayap.

"Memang kalo diliat biasa saja ondisi bangunannya masih terlihat kokoh, padahal kondisi sebenarnya telah banyak tiang penyangga atap yang keropos termakan usia serta rayap," ucapnya.

Ia mengungkapkan, ruangan kelas SDN Mayak 3 terakhir dilakukan perbaikan pada 2008 lalu, dan hingga kini belum pernah mendapatkan perbaikan.

"Kami sebelumnya sudah melaporkan kondisi bangunan sekolah. Dan di dapodik kami laporkan kondisi bangunan sekolah di angka 50 persen," ucapnya.

Sementara itu Kordik Kecamatan Cibeber Rahmat Edya Mulyadi mengatakan, pihaknya telah meninjau bangunan sekolah yang rusak tersebut.

"Tadi sudah kita cek ke lokasinya, dan mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita akan segera memperbaikinya. Kalau tidak bisa menggunakan dana taktis BPBD, bisa dianggarkan tahun depan," ucapnya. (*)

Baca juga: Tembok Penahan Tanah Ambrol Bikin Gedung SDN 5 Sandingtaman Ciamis Rusak

Silakan baca berita Tribunjabar.id lainnya di GoogleNews

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved