Mengenal Katarak Traumatik Serta Penanganannya
Katarak dibedakan berdasarkan penyebabnya. Katarak traumatik yaitu salah satu jenis kekeruhan lensa mata yang terjadi karena trauma pada mata
Cedera atau luka pada mata juga dapat menyebabkan lensa mata mengalami peradangan, sehingga lensa tersebut menjadi keruh.
Gejala katarak traumatik umumnya tidak jauh berbeda dengan gejala katarak pada umumnya. Berikut merupakan beberapa gejala katarak traumatik yang bisa dialami penderitanya:
- Pandangan kabur
- Sulit melihat di malam hari
- Penglihatan ganda
- Mudah merasa silau atau sensitif terhadap cahaya
- Tampak seperti ada lingkaran saat melihat cahaya
- Warna terlihat pudar atau tidak cerah
- Komplikasi Katarak Traumatik Terlambat Penanganan
Sama seperti semua prosedur medis, operasi katarak juga dapat menyebabkan komplikasi tertentu.
Jika dibiarkan, katarak traumatik bisa menimbulkan komplikasi pada mata yaitu sebagai berikut:
- Pergeseran lensa mata
- Lensa mata mencair dan berubah bentul
- Glaukoma
- Ablasi retina
- Uveitis
- Hifema
- Gangguan saraf optik
- Pendarahan rongga belakang mata
- Penanganan Katarak Traumatik
Sampai saat ini, operasi mata dan penggantian lensa mata masih menjadi langkah utama dalam penanganan katarak traumatik.
Langkah operasi dapat dilakukan jika katarak traumatik muncul akibat cedera parah pada mata atau seseorang yang mengalami kondisi tertentu.
Operasi Katarak Traumatik
- Fakoemulsifikasi
Adalah prosedur pelepasan dengan memecah lensa mata menggunakan ultrasound. - Ekstraksi katarak ekstrakapsular
Adalah prosedur dengan mengambil inti lensa mata dengan cara membuka bagian depan lensa mata dan mempertahankan lensa bagian belakang. - Ekstraksi intracapsular
Adalah prosedur pengangkatan seluruh lensa mata. - Lensectomy
Adalah prosedur bedah mikro dengan menghilangkan sebagian atau seluruh lensa kristal dari dalam mata
Setelah operasi. Mungkin Anda akan diberikan kortikosteroid topikal dan antibiotik.
Jika mata Anda menunjukkan tanda infeksi, Anda akan membutuhkan antibiotik dengan segera. Kondisi mata Anda akan dipantau selama 1 minggu hingga 1 tahun setelah operasi.
Pertimbangan Operasi Katarak Traumatik
Cara paling efektif untuk mengatasi katarak traumatik adalah dengan operasi. Tetapi katarak jenis ini lebih rumit dibandingkan dengan katarak lainnya.
Terdapat beberapa pertimbangan yang perlu dilakukan sebelum memutuskan untuk melaksanakan prosedur operasi katarak, yaitu:
- Jenis trauma
Dokter perlu menentukan terlebih dahulu apakah trauma mata termasuk tembus (benda tajam) atau tumpul - Tingkat Keparahan
Biasanya dokter juga akan mengecek terlebih dahulu sejauh mata tingkat keparahan katarak yang terjadi sebelum menentukan jenis operasinya. - Kesehatan secara menyeluruh
Beberapa kondisi kesehatan seperti hipertensi ataupun diabetes, bisa meningkatkan risiko komplikasi pasca operasi - Pilihan anestesi
Pemilihan anestesi tergantung dengan beberapa faktor yang berkaitan dengan kondisi Anda, seperti jenis trauma, usia, status kesehatan, karakteristik mata, dll. - Prosedur Aseptik dan Antiseptik
Dokter yang menangani Anda perlu memperhatikan kebersihan sebelum dan sesudah operasi guna menghindari kerusakan mata yang lebih lanjut.
Risiko Komplikasi Operasi Katarak Traumatik
Operasi katarak traumatik mempunya resiko komplikasi, diantaranya:
- Prolaps vitreous
Adalah kondisi vitreous (cairan yang mengisi ruang antara lensa dan retina) terlepas dan keluar dari tempatnya di dalam ruang bola mata. Kondisi ini muncul sebagai perubahan warna kecoklatan di bawah konjungtiva dan sering disalah artikan sebagai darah. Prolaps ini bisa menyebabkan berbagai penyakit mata. - Hyphema
Adalah Kondisi saat darah terkumpul di bagian depan mata. Saat Anda mengalami komplikasi ini, ahli bedah harus segera mencuci dan menghilangkan darah tersebut agar mengurangi risiko haematocornea (noda darah pada kornea) - Dislokasi Lensa (Subluksasi)
Adalah suatu kondisi dimana lensa mata tidak berada pada tempatnya yang diakibatkan karena zonular yang lemah ataupun rusak
Cara Mencegah Katarak Traumatik
Hal terpenting yang bisa Anda lakukan sebagai tindakan pencegahan katarak traumatik yaitu dengan menghindari cedera pada mata. Seperti, menggunakan pelindung mata.
Jika telah terjadi trauma pada mata, Anda dapat mencegah masalah lebih lanjut dengan cara-cara berikut ini:
- Jangan mencoba untuk mengambil atau mencabut benda yang menusuk mata
- Jangan menyentuh, menekan, ataupun menggosok mata Anda
- Jangan menggunakan salep atau obat kimia apapun pada mata Anda
- Jika mata Anda terkena zat kimia, basuhlah dengan air bersih yang mengalir
- Apa Itu Suplemen Mata?
Setiap orang perlu menjaga kesehatan mata, karena penglihatan merupakan kemampuan yang penting bagi kehidupan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Mengenal-Katarak-Traumatik-Serta-Penanganannya.jpg)