Tip Sehat Ketika Mengolah Daging Kurban, Hindari Gunakan Air Rebusan Pertama yang Berbusa
Terlalu banyak makan daging saat momen Idul Adha dapat menyebabkan munculnya kolesterol dan asam urat.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Terlalu banyak makan daging saat momen Idul Adha dapat menyebabkan munculnya kolesterol dan asam urat.
Olahan daging seperti sate dan gulai yang dikonsumsi secara berlebihan menjadi penyebabnya.
Untuk menghindari hal tersebut, dosen Sarjana Ahli Gizi USTB Bandung, Carissa Wityadarda, M.Kes, mengatakan, ketika membuat sup daging, jangan menggunakan kaldunya.
"Ketika merebus daging, olahan pertama kaldu gurihnya itu dibuang saja. Kalau mau kaldu enak, ambil dari tulangnya," kata Carissa.
Rebusan daging olahan kaldu pertama ini biasanya terdapat busa di bagian atasnya.
Carissa mengatakan, busa itu yang bisa menyebabkan asam urat yang disebabkan penumpukan uric acid pada sendi.
Ia menyebutkan di momen Idul Adha, masyarakat hanya mengolah daging tanpa menyeimbangkan dengan makanan lainnya.
Baca juga: Kisruh Sapi Kurban, Dewi Perssik Tempuh Jalur Hukum Terkait Kabar Bohong
"Coba deh bikin penyeimbang seperti sup berisi wortel, selada putih, atau lobak. Jangan tambahkan sayuran hijau pekat seperti brokoli, bayam atau kangkung. Untuk mengontrol tekanan darah gunakan seledri dan bawang putih sebagai penyeimbang zat antioksidan," ujarnya.
Ia juga menganjurkan menggunakan bahan rempah yang banyak memberikan manfaat untuk tubuh.
Misalnya saja kapulaga dan jinten yang bisa menurunkan tekanan darah.
Untuk pelengkap makan sate, acar dikatakan Carissa merupakan menu yang tepat untuk disantap.
Acar yang berisi nanas, timun, cabai, bawang merah, bawang putih yang difermentasi semalaman ini membantu pencernaan setelah seharian makan daging.
Baca juga: Tahun Ini Nilai Kurban di Jawa Barat Capai Rp 2,3 Triliun, Lebih Tinggi dari Tahun Lalu
Selain acar, Carissa juga mengingatkan untuk selalu mengonsumsi buah-buahan yang kaya akan protein dan mineral.
"Pilihlah buah semangka, melon, pir, apel karena untuk menyeimbangkan daging yang memiliki kadar garam tinggi," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Resep-gulai-daging.jpg)