Tragedi di Alun-alun Sumedang, Ratusan Penonton Karnaval Pingsan Setelah Berdesakan
Ratusan orang dilaporkan pingsan saat menonton acara karnaval yang diselenggarakan sebuah stasiun televisi di Alun-alun Kabupaten Sumedang.
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ratusan orang dilaporkan pingsan saat menonton acara karnaval yang diselenggarakan sebuah stasiun televisi di Alun-alun Kabupaten Sumedang.
Acara yang berlangsung dua hari, Sabtu-Minggu (10-11/6) itu menghadirkan artis-artis Ibu Kota, mulai dari Band Kotak, diva Indonesia Rossa, hingga Farel Prayoga.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno, mengatakan sebanyak 115 orang pingsan pada hari pertama karnaval. Lalu, 197 orang pingsan pada hari kedua karnaval.
"Berdasarkan catatan BPBD, total ada 312 orang pingsan, bahkan jumlahnya bisa lebih karena banyak juga yang tidak tercatat," kata Atang, Senin (12/6/2023).
Mereka yang pingsan langsung ditangani oleh para petugas medis dari Dinkes Sumedang, PMI, TNI, Polri, dan BPBD.
"Mereka pingsan akibat berdesakan, (penonton) yang belakang ingin merangsek ke depan panggung," kata Atang.
Selain akibat berdesakan, para penonton juga pingsan karena mengalami dehidrasi dan kelelahan.
"Ada pula yang ketika ditanya sudah makan atau belum, orang-orang tersebut menjawab belum sarapan sama sekali," kata Atang.
Baca juga: Warga Wanajaya Sumedang Gembira Didatangi Prajurit TNI TMMD, Jalan dan Rumah-rumah Rusak Diperbaiki
Mereka yang pingsan dievakuasi ke tenda khusus penanganan medis.
"Rata-rata anak muda yang pingsan," ujar Atang seraya menyebut bahwa acara tersebut dihadiri oleh sekitar lima ribu penonton.
Humas RSUD Sumedang, Rudianto, mengatakan, ada lima penonton yang sempat dirujuk ke RSUD Sumedang dalam keadaan pingsan.
Mayoritas korban masih berusia remaja.
Mereka adalah Cica Nadia (15), Adelia Regina (12), Yalfa Mayang (21), Annisa Salsabila (20), dan Muhammad Ridwan (47). Rudianto mengatakan, kelima pasien tersebut sempat dirawat dan mendapatkan pertolongan medis di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan rata-rata pasien mengeluh kelelahan.
Baca juga: Jajang, Pria yang Meninggal saat Nonton Karnaval di Sumedang Ternyata Sempat Minta Dikerok
"Mereka mengeluh kelelahan, dan ada beberapa pasien yang mengaku belum sarapan," kata Rudi.
Setelah menjalani perawatan, ujar Rudianto, kondisi kelimanya sudah kembali pulih.
Kirab Budaya HUT Jabar Berantakan, Dedi Mulyadi Protes Rombongan OPD Mendahului Daerah |
![]() |
---|
2 Warga Cimanggung Sumedang Jadi Korban Pembacokan saat Karnaval Kemerdekaan, Alami Luka Serius |
![]() |
---|
Sosok Karisto Paskibraka Papua Barat Daya Nyaris Pingsan saat Upacara HUT RI, Dapat Beasiswa & Motor |
![]() |
---|
Motor Knalpot Brong, Penyebab Karnaval Kemerdekaan Berujung Ricuh di Sariwangi Tasikmalaya Tadi Pagi |
![]() |
---|
Ricuh saat Karnaval Kemerdekaan di Tasikmalaya Ternyata Tak Cuma di Indihiang, Ada 2 Lokasi Lain |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.