HORE! Mimpi Warga di Surian Sumedang Terwujud, Akhirnya Bisa Nikmati Jalan Bagus

Warga di Desa Wanajaya, Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, bergembira. Mimpi mereka punya akses jalan bagus telah terwujud.

|
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Peresmian jalan di Desa Wanajaya, Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang dibangun berkat program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-116 tahun anggaran 2023 yang dilaksanakan Kodim 0610/Sumedang. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Warga di Desa Wanajaya, Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, bergembira. Mimpi mereka punya akses jalan bagus telah terwujud.

Tempat tinggal mereka kini terhubung ke Desa Kamal, Kecamatan Tanjungmedar, dengan jalan cor yang bagus dan kuat. 

Jalan itu dibangun berkat program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-116 tahun anggaran 2023 yang dilaksanakan Kodim 0610/Sumedang.  

Pembangunan yang telah dimulai pada 10 Mei 2023 itu sudah rampung. Jalan sudah bisa dinikmati oleh warga dan diharapkan pula dapat mengembangkan perekonomian.

Jalan setapak yang semula dilalui sepeda motor pun sulit, kini bisa dilalui kendaraan roda empat.

“Akses jalan yang dibangun ini sebagai akses usaha tani. Sangat penting bagi kami, untuk hilir mudik ke area persawahan dan perkebunan. Ini tentu akan berdampak peningkatan kesejahteraan bagi para petani di wilayah kami,” ujar Kepala Desa Wanajaya, Erwan Riswanto, kepada TribunJabar.id, Selasa (13/6/2023). 

Jalan sepanjang 1,96 kilometer itu dibangun mulai dari Dusun Cipari hingga terakhir di Blok Bujil.

Di area tersebut tak pernah ada pembangunan jalan, kecuali pengerasan dengan batu-batu yang terakhir kali dilakukan pada tahun 1990. 

Baca juga: Jajang Embuskan Napas Terakhir di Puskesmas Tanjungsari, Sempat Pingsan di Alun-alun Sumedang

Rokayah (52), warga asli Desa Wanajaya, mengatakan, selama puluhan tahun dia hidup di Dusun Cipari, jalan yang kini diperbaiki TNI itu tak pernah bagus.

"Ya dulu, tahun 1990-an mungkin ya, ada pembangunan jalan, tapi hanya melapisi bagian atasnya dengan batu-batu, tidak lebih," kata Rokayah.

Jalan setapak itu tak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Jalan bisa dilalui sepeda motor jika tidak licin sehabis hujan.

"Jalan ini bisa membawa kami ke Desa Kamal, Jingkang, Cipadung, Tanjungkerta, lalu ke Kota Sumedang," kata Rokayah.

Dia mengatakan, untuk ke Sumedang, jalur Cipari memang lebih menghemat waktu dibandingkan harus memutar ke Jalan Hariang, Kecamatan Buahdua.

Baca juga: Tragedi di Alun-alun Sumedang, Ratusan Penonton Karnaval Pingsan Setelah Berdesakan

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved