Jajang Embuskan Napas Terakhir di Puskesmas Tanjungsari, Sempat Pingsan di Alun-alun Sumedang

Satu di antara penonton yang pingsan saat menyaksikan karnaval di Alun-alun Sumedang, meninggal dunia.

Editor: Giri
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Suasana rumah duka di Dusun Kaum RT04/04, Desa Jatisari, Kecamatan Tanjungsari, Sumedang, Senin (12/6/2023). Jajang meninggal dunia pada Minggu (11/6/2023) sore. 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Satu di antara penonton yang pingsan saat menyaksikan karnaval di Alun-alun Sumedang, meninggal dunia.

Dia adalah Jajang (46), warga Dusun Kaum RT 04/04, Desa Jatisari, Kecamatan Tanjungsari.

Setelah pingsan dan mendapat perawatan, Jajang sebenarnya kondisinya bisa kembali.

Dia lalu pulang.

Namun kondisinya kembali memburuk lalu meninggal pada Minggu (11/6/2023) sore.

"Meninggalnya sekira pukul 18.00 di Puskesmas Tanjungsari. Sebelumnya Jajang sempat pingsan saat menonton karnaval di Alun-alun Sumedang," kata Aceng Sutasumanja (53), paman korban di rumah duka, Senin (12/6/2023).

Jenazah petugas sekuriti di Puskesmas Tanjungsari ini dimakamkan di TPU Depok, sekitar 200 meter dari rumah duka.

Kapolres Sumedang, AKBP Indra Setiawan, memastikan kematian Jajang tak berkaitan langsung dengan kegiatan karnaval.

"Hasil klarifikasi dari petugas kesehatan, meninggalnya almarhum (Jajang) tidak ada kaitan dengan acara karnaval," kata Indra, kemarin.

Jajang menonton karnaval bersama teman-temannya pada hari pertama, Sabtu (10/6/2023).

Baca juga: Tragedi di Alun-alun Sumedang, Ratusan Penonton Karnaval Pingsan Setelah Berdesakan

Di area karnaval, ujarnya, Jajang rupanya kelelahan.

"Informasi dari petugas kesehatan bukan pingsan. Almarhum hanya mengalami kelelahan dan sempat diamankan sementara oleh petugas kesehatan. Setelah mendapatkan perawatan, oleh petugas kesehatan langsung diimbau untuk pulang," ucap Kapolres.

Namun, setelah itu, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak keluarganya, kata Indra, setiba di rumah Jajang meminta kerokan karena tak enak badan.

Baca juga: Warga Wanajaya Sumedang Gembira Didatangi Prajurit TNI TMMD, Jalan dan Rumah-rumah Rusak Diperbaiki

"Kemudian pada Minggu (11/6/2023) Jajang masuk kerja. Saat bekerja, Jajang mengeluh sakit, meriang, demam, dan hipertensi, kemudian dirawat di Puskesmas Tanjungsari, hingga akhirnya meninggal dunia," kata Indra. (kiki andriana)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved