Breaking News

Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Dukung Prabowo di Depan Ribuan Warga, 'Ikhlas Berkorban Demi Negara'

Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengungkapkan alasannya pindah partai dan mendukung Prabowo Subianto

Editor: Ichsan
dok.dedi mulyadi
Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Dukung Prabowo di Depan Ribuan Warga 

TRIBUNJABAR.ID - Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengungkapkan alasannya pindah partai dan mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

Hal itu diungkapkan oleh Dedi Mulyadi di hadapan ribuan warga saat menghadiri undangan pergelaran wayang golek Dadan Sunandar di Kabupaten Purwakarta, kemarin.

Mulanya Kang Dedi naik ke atas panggung untuk menghibur masyarakat dengan wayang hansip. Saat ditanya hansip tersebut mengaku Bernama Ajal alias anak jalanan.

“Saya kira Apa, Anak Prabowo,” ujar Dedi Mulyadi disambut tepuk tangan meriah warga.

Rupanya si hansip pun penasaran dengan berita kepindahan KDM ke Partai Gerindra. Sebab hansip menyebut banyak warga yang bertanya padanya.

“Saya jadi penasaran kenapa pindah? Masyarakat di desa juga pada bertanya pada saya, masyarakat juga kan harus tahu,” kata si hansip.

“Hati, rasa dan cinta,” jawab Kang Dedi Mulyadi .

Prabowo Subianto dan Dedi Mulyadi
Prabowo Subianto dan Dedi Mulyadi (facebook)

Baca juga: Rekam Jejak Dedi Mulyadi, dari Tukang Ketik hingga Pindah Partai Politik, Perjalanan Tidak Instan

Menurut Dedi Mulyadi, Prabowo yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan itu adalah sosok yang ikhlas dan rela berkorban demi negara.

“Orang yang ikhlas, berkorban demi negara. Nulung kanu butuh, nalang kana susah, tapi tara make pencitraan, kabeh kaluar tinu rasa,” kata KDM.

Selain itu, KDM menilai Prabowo selama ini kerap dijelekkan dan difitnah oleh orang lain. Tetapi di balik itu semua Prabowo tak pernah membuat serangan balik dengan menjelekkan atau memfitnah orang lain itu.

“Malah fakta juga ditutupi untuk menjaga teman. Pemimpin itu yang begitu,” ucapnya.

Baca juga: Prabowo dan Dedi Mulyadi Sepakati Desa Sebagai Pertahanan Negara, Dana Desa Perlu Ditingkatkan

Tidak hanya itu, Dedi Mulyadi juga mengungkap fakta saat sejumlah patung di Purwakarta dirobohkan oleh massa tertentu. Saat itu KDM menghadapinya sendiri karena semua orang takut.

Dalam perjalanannya, ia merasa tertolong oleh kehadiran Hashim Djojohadikusumo yang tak lain adik Prabowo. Saat itu Dedi Mulyadi sendiri belum mengenal secara personal sosok Hashim.

“Saya waktu itu tidak kenal, tapi tiba-tiba datang memberikan bantuan untuk membangun kembali yang baru. Artinya itu orang ikhlas. Yang lain mah gak ada yang berani datang,” kata Dedi Mulyadi .

Hingga kini sejumlah patung wayang yang ada di Purwakarta masih berdiri dan menjadi salah satu daya tarik wisata sekaligus ikon kebanggan masyarakat sebagai kabupaten dengan pembangunan berbasis budaya.

“Jadi kalau Dedi Mulyadi geser sekarang itu wajar karena saya mau berbakti pada orang yang membuat kebaikan,” ujar Kang Dedi Mulyadi .

Dedi Mulyadi dan Prabowo Subianto
Dedi Mulyadi dan Prabowo Subianto (dok.dedi mulyadi)
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved