Unpad Tawarkan Beasiswa Fast Track dan Doktor, Ini Syaratnya, Selengkapnya Bisa Cek di Laman SMUP
Universitas Padjadjaran Bandung mengundang putra dan putri terbaik yang ingin melanjutkan studi pascasarjana melalui skema program fast track magister
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Januar Pribadi Hamel
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Universitas Padjadjaran Bandung mengundang putra dan putri terbaik yang ingin melanjutkan studi pascasarjana melalui skema program fast track magister-doktor, dan skema beasiswa pendidikan doktor.
Rektor Unpad, Prof Rina Indiastuti menyampaikan bahwa program ini bagian dari kontribusi Unpad dalam mendukung program pemerintah guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
Program beasiswa unggulan pascasarjana Padjadjaran (BUPP) atau beasiswa fast track magister-doktor, kata Prof Rina, dibuka untuk mempercepat seseorang meraih gelar doktor.
Baca juga: Kabar Gembira, Unpad Buka Kantor Perwakilan di Jakarta Ternyata Untuk Mendekatkan dengan Kondisi Ini
"Selama ini proses untuk menyelesaikan studi hingga doktor sering memerlukan proses panjang. Nah, lewat BUPP maka peserta akan meraih gelar magister dan doktor selama empat tahun," ujarnya, Senin (24/4/2023).
Calon mahasiswa peraih BUPP, lanjutnya, merupakan yang berkualifikasi baik dan akan bertemu dengan dosen supervisor yang berkualifikasi baik pula dan telah terseleksi memenuhi syarat yang ditetapkan Unpad.
"Kami berharap bisa berkolaborasi menghasilkan output riset yang berkualifikasi baik pula. Tentu ini akan meningkatkan SDM unggul untuk Indonesia," ucapnya.
Prof Rina menambahkan, program BUPP dibuka untuk 10 mahasiswa sedangkan program BPDP dibuka untuk 11 mahasiswa.
Tak hanya itu, ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh mahasiswa pada beasiswa ini, seperti untuk BUPP, mahasiswa akan menerima bantuan biaya pendidikan selama empat tahun, biaya hidup per bulan, serta biaya riset.
Sementara untuk program BPDP, mahasiswa akan menerima bantuan biaya pendidikan selama tiga tahun serta biaya riset.
"Para supervisor program BUPP dan BPDP merupakan dosen Unpad dari berbagai bidang keilmuan, baik saintek maupun sosiohumaniora. Perkuliahan Fast-Track mengikuti kebijakan pembelajaran di program studi yang dipilih. Sementara perkuliahan Doktor sepenuhnya berbasiskan riset," katanya.
Adapun syarat penerima BUPP dan BPDP lebih tinggi dibandingkan dengan program pascasarjana reguler yang bertujuan untuk menjaring calon mahasiswa yang berkualifikasi baik.
Persyaratan pendaftaran BUPP dan BPDP dapat dilihat di laman SMUP. Program ini terbuka tidak hanya bagi alumni Unpad, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia maupun dari luar negeri.
"Kami berharap sebanyak mungkin calon mahasiswa bisa mendaftar, karena kami ingin sukseskan program pemerintah dalam menciptakan SDM unggul, sehingga miliki dampak lebih luas," katanya.(*)
Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.
PSM Unpad Wakili Indonesia di Ajang Paduan Suara Italia |
![]() |
---|
Pernyataannya soal Pemimpin dan Rakyat Punya Sifat Koruptif Jadi Sorotan, Ini Penjelasan KDM |
![]() |
---|
Reformasi Rekrutmen Mahasiswa Kedokteran, Dedi Mulyadi Dorong Integritas dan Kompetensi Tenaga Medis |
![]() |
---|
Ketua HNSI Pangandaran Luruskan Pernyataan Susi Pudjiastuti, Kata 'Bodoh' Bukan untuk Unpad |
![]() |
---|
Respons Dekan FPIK Setelah Unpad Disebut "Bodoh" oleh Susi Pudjiastuti di Polemik KJA Pangandaran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.