HUT ke-3 di Bulan Ramadan, RSUD Pandega Pangandaran Santuni Puluhan Anak Yatim Piatu
Pertengahan bulan suci Ramadan 1444 hijriah, RSUD Pandega Pangandaran memberi santunan kepada puluhan anak yatim piatu.
Penulis: Padna | Editor: Darajat Arianto
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Pertengahan bulan suci Ramadan 1444 H, RSUD Pandega Pangandaran memberi santunan kepada puluhan anak yatim piatu.
Mereka, dikumpulkan di satu aula lantai 7 gedung RSUD dan diberikan sebuah bingkisan ramadan oleh pihak managemen RSUD Pandega Pangandaran.
Hal tersebut dilaksanakan, ternyata sebagai ungkapan bentuk tasyakur RSUD Pandega Pangandaran dengan usia ke 3 tahun.
Direktur RSUD Pandega Pangandaran, Dr Titi Sutiamah mengatakan, pada hari Selasa (4/4/2023) RSUD Pandega Pangandaran tepat berusia 3 tahun.
Baca juga: Ingin Maksimalkan Pelayanan, RSUD Pandega Pangandaran Sediakan Ruang Bermain Anak-anak
"Mudah mudahan di usia 3 tahun ini, RSUD Pandega Pangandaran bisa semakin memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," ucap Titi kepada sejumlah wartawan di RSUD Pandega Pangandaran beberapa hari lalu.
Selain itu, kedepannya RSUD Pandega Pangandaran juga bisa semakin melengkapi pelayanan yang sudah ada.
Menurutnya, yang menjadi evaluasi RSUD Pandega Pangandaran sekarang adalah di bidang pelayanan.
"Karena, yang namanya komplain itu pasti ada. Tapi, setidaknya bisa diminimalisir dengan memperbaiki pelayanan," katanya.
"Seperti kemarin, melihat kekurangan di pelayanan itu apa dan kita berusaha untuk dilengkapi. Baik dari sarana prasarana maupun baik dari SDM nya."
Dari segi SDM, pihaknya juga melakukan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi. Kemudian, dari segi sarana prasarananya juga sama sedang dilengkapi.
Baca juga: RSUD Pandega Pangandaran Miliki Code Blue, Malah Jadi Juara 1 Tingkat Nasional Dalam Lomba Video
"Memang, untuk dokter syaraf kan di kita sempat tidak ada. Mudah mudahan, di bulan April ini dokter syaraf sudah bisa masuk walaupun kerjasama dengan BPJS, untuk penanganan syaraf itu masih belum," ucap Titi. (*)
Silakan baca berita Tribunjabar.id lainnya, klok GoogleNews
Pekerja Dapur SPPG di Bandung Ikuti Bimbingan Teknis Pengolahan Makanan dan Higienitas di |
![]() |
---|
Lapor - In, Dewara dan Perkasa: Upaya Menata Administrasi dan Pelayanan Publik di Desa Wangunharja |
![]() |
---|
Desa Cikidang Luncurkan Inovasi Digital “SI-UJANG” untuk Tingkatkan Pelayanan Publik |
![]() |
---|
Tak Hanya Pekerja Seni, Andre Taulany Ajak Seluruh Tenaga Kerja dapat Perlindungan Ketenagakerjaan |
![]() |
---|
Ini Pentingnya Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Informal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.