Pembunuhan Sekeluarga
Tim Puslabfor Mabes Polri Bawa Sampel Tanah dari 2 Titik Penemuan Jenazah Korban Keganasan Wowon
Sample tanah tersebut diambil dari rumah Solihin ditempat ditemukanya dua jenazah, dan di rumah Wowon tempat ditemukanya jasad seorang bayi, Jumat (20
Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Tim Puslabfor Mabes Polri dibantu tim instalasi forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta mengambil sampel tanah di dua titik penemuan tiga jenazah yang di kubur di area perkarangan rumah.
Sample tanah tersebut diambil dari rumah Solihin ditempat ditemukanya dua jenazah, dan di rumah Wowon tempat ditemukanya jasad seorang bayi, Jumat (20/1/2023).
Tim Puslabfor Mabes Polri, Kompol Irfan mengungkapkan, dari dua lubang di dua rumah tersangka ditemukan tiga kerangka korban pembunuhan berantai.
"Di area pekarangan rumah Solihin, kita menemukan dua jenazah berusia dewasa dan satu jenazah korban berusia balita ditemukan di lubang yang ada di pekarangan rumah tersangka Wowon," katanya pada wartawan.
Dalam mengungkap penyebab kematian ketiga korban, kata Irfan, jajarannya akan mengambil sampel tanah di area pekarangan rumah milik kedua tersangka Wowon alias Aki dan Solihin alias Duloh.
"Selain memastikan penyebab kematian tiga korban, lanjut Irfan, pihaknya juga melakukan proses identifikasi untuk mengetahui identitas para korban. Tugas kami untuk mengungkap identitas dari pada korban dan apakah benar para korban ini dibunuh menggunakan racun," jelasnya.

Selain itu, dia mengatakan, berdasarkan keterangan tersangka kepada penyidik ketiga korban adalah Noneng, Wiwin dan seorang balita yang diduga Bayu.
"Tapi ini harus dilakukan identifikasi agar identitasnya jelas dan pasti. Untuk bahan kimia masih bisa ditemukan didalam tanah di tengah maupun dan dibawah kerangka yang ditemukan di dalam lubang," katanya.
Dia menambahkan, sesuai dengan hasil pemeriksaan jenazah ketiga korban yang di Bekasi diketahui mereka tewas karena di racun.
"Hasil yang digunakan racun yaitu pestisida golongan karbamat dengan jenis albifat. Merupakan pestisida yang bekerja menghambat enzim esitil Kolin estrase dan jika di salah gunakan dapat menyebabkan kematian," katanya. (Laporan Kontributor Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi. )
Ayah Korban Sebenarnya Ingin Menyiksa Wowon Sebelum Dihukum Mati, 2 Anak dan Istrinya Dihabisi Wowon |
![]() |
---|
'Ya, Begitulah' kata Wowon usai Dituntut Hukuman Mati, Ingin Ketemu Keluarga yang Tak Pernah Jenguk |
![]() |
---|
Update Kasus Pembunuhan Berantai Wowon cs, Jenazah Siti Fatimah Akan Dimakamkan Lagi di Garut |
![]() |
---|
Ini Cara Parida Dihabisi Wowon cs, Diracun Cuma Sekarat, Duloh Lanjut Cekik Hingga Meninggal |
![]() |
---|
Fakta Baru Kasus Pembunuhan Berantai Wowon CS di Cianjur, Solihin Sempat Lakukan Asusila pada Korban |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.