Gempa Bumi di Cianjur

Suara Lirih Minta Tolong Terdengar dari Reruntuhan, Diduga Ibu Hamil yang Jadi Korban Gempa Cianjur

Warga bersama dengan para relawan berjibaku mencari korban di atas reruntuhan rumah sejak pagi hingga sore hari ini, namun belum membuahkan hasil

Pencarian dihentikan menjelang magrib.

Baca juga: Pemerintah Akan Berikan Dana Bantuan Korban Gempa Bumi Cianjur untuk Perbaiki Rumah, Ini Jumlahnya

Tak jauh dari lokasi Kampung Seulaeurih, di Kampung Nagrog warga menyambut antusias pengobatan gratis yang dilaksanakan oleh relawan dari Ners Indonesia.

Warga Nagrog sebelumnya mengeluh di media sosial karena belum datang bantuan logistik dan obat-obatan.

Banyak warga menderita luka ringan seperti memar yang ingin berobat.

"Alhamdulillah hari ini ada pengobatan gratis dari Ners Indonesia, warga langsung antusias berobat," ujar Asep seorang warga Kampung Nagrog.

Akses menuju Kampung Nagrog dan Seulaeurih di beberapa titik hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua.

Banyak bangunan rumah yang runtuh ke jalan dan belum sepenuhnya dievakuasi dan memerlukan alat berat.

Di sepanjang jalan dari Desa Sukamanah, Desa Gasol, Desa Benjot banyak didirikan tenda darurat dan dipenuhi oleh warga yang mengungsi karena takut dan rumah rusak.

Baca juga: Hadapi Trauma Gempa Cianjur, Ibu Ini Pilih Terus Baca Doa Arsy, Ingatkan Dirinya pada Kematian

Gempa susulan kembali terjadi menjelang magrib di lokasi Desa Benjot dan mengagetkan warga yang sedang mengungsi di tenda.(*)

 

Berita terbaru gempa bumi di Cianjur lainnya dapat dilihat di TribunJabar.id

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved