RUDAPAKSA 4 Pegawai Kemenkop UKM pada Sesama Pegawai, Terjadi di Hotel saat Dinas

4 Pegawai Kemenkop UKM melakukan rudapaksa pada sesama pegawai saat melakukan dinas di hotel

SHUTTERSTOCK
ilustrasi rudapaksa terhadap gadis - Kasus rudpaksa di Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) jadi sorotan. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kasus rudapaksa di Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) jadi sorotan.

4 Pegawai Kemenkop UKM melakukan rudapaksa pada sesama pegawai.

Peristiwa rudapaksa tersebut terjadi di Hotel permata Bogor ketika dinas pada 6 Desember 2019 dini hari.

Baca juga: Jahatnya Pria Bogor Ini, Rudapaksa Bocah yang Baru 13 Tahun hingga Hamil, Korban Diikat dan Dibekap

Kasus rudapaksa tersebut dibenarkan Sekretaris Kemenkop UKM Arif Rahman.

Menurut Arif, peristiwa pilu tersebut bermula saat kegiatan verifikasi berkas lamaran CPNS di Bogor pada 5-6 Desember 2019.

"Yang pertama ada kegiatan verifikasi berkas yang dilakukan di luar kota Bogor. diikuti oleh pegawai di bagian kepegawaian," kata Arif dalam konferensi pers di ruang rapat Gedung Kemenkop UKM, Senin (24/10/2022).

Ia menjelaskan pada 5 Desember 2019 sekira pukul 23.30, korban ND diajak oleh tujuh rekannya makan disebuah restoran. Kemudian berlanjut mengunjungi tempat hiburan malam di daerah Cibubur.

Usai dari tempat hiburan malam, ND dan 7 temannya pulang menuju hotel sekira pukul 04.00 WIB, 6 Desember 2022.

Korban kemudian tak sadarkan diri karena dicekoki alkohol oleh pelaku.

Setelah itu, korban dibawa ke kamar pimpinan kantor. Disinilah empat pelaku berisinial W, Z, MF dan N melakukan aksi bejadnya tersebut.

Baca juga: Fakta Baru Dugaan Rudapaksa Ayah Terhadap Anak Kandung di Tasikmalaya, Tak Sampai Berhubungan Badan

"Pada 20 Desember 2019, Kepala Biro Umum menerima pengaduan dari orang tua korban, W, mengadukan ada dugaan tindak pelecehan seksual," kata Arif.

W adalah Kabid di KemenKopUKM selaku ayah ND (korban) dengan didampingi oleh R, kakak korban/ staf honorer.

Usai adanya laporan pihak keluarga, kemudian Polresta Bogor melakukan penyidikan, hingga melakukan pemanggilan kepada empat tersangka.

"Sejak 13 Januari 2020, dilakukan penahanan terhadap empat pelaku dugaan tindak asusila selama 21 hari oleh Polresta Bogor," ucap Arif.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved