SBY Kabarkan 2 Berita Buruk Singgung Resesi Hingga Pemanasan Global, Minta PBB Bertindak Nyata
Presiden Republik Indonesia keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengabarkan dua berita buruk mulai dari resesi hingga pemanasan global.
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
TRIBUNJABAR.ID - Presiden Republik Indonesia keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengabarkan dua berita buruk mulai dari resesi hingga pemanasan global.
Hal itu disampaikan SBY melalui akun Twitter pribadi miliknya pada Selasa (11/10/2022).
Pada cuitannya itu SBY menjabarkan mengenai dampak-dampak buruk apa saja yang bisa terjadi apabila krisis di berbagai bidang ini tidak ditangani dengan baik.
SBY juga menyinggung para pemimpin dunia hingga PBB dalam cuitannya tersebut.
"Ada 2 berita buruk saat ini tentang dunia kita," tulis SBY dikutip dari Twitter @SBYudhoyono pada Rabu (12/10/2022).
"Pertama, resesi ekonomi global sepertinya bakal terjadi. Kedua, perang di Ukraina makin membahayakan bagi keamanan internasional," sambungnya.
SBY mengingatkan bahwa resesi ekonomi global tidak terhindarkan di seluruh belahan dunia.
Baca juga: Lukas Enembe Tak Hadir Pemeriksaan KPK, SBY & AHY Diminta Ikut Dorong Gubernur Itu Agar Tak Mangkir
Kondisi tersebut diperburuk dengan situasi perang antara Ukraina dan Russia yang semakin memanas.
"Resesi ekonomi global pasti makin memukul kehidupan semua bangsa, yang saat ini sudah dalam keadaan susah. Jika perang di Ukraina makin “liar” & tidak terkendali, terjadinya perang dunia disertai penggunaan senjata nuklir bisa menjadi kenyataan,"
"Kita tahu dampak buruk jika krisis ekonomi global terjadi disertai “cost of living crisis”, & perang besar terjadi di Eropa yang libatkan Barat (AS & sekutunya) melawan Rusia & sekutunya. Tentunya kita tidak ingin mengalami lagi Great Depression sebelum Perang Dunia II dulu." kata SBY.
Selain itu, SBY juga menyinggung kondisi geopolitik di Asia khususnya Tiongkok dan Taiwan yang kini juga ikut memanas.
"Situasi dunia akan makin runyam jika geopolitik di Asia Timur yg sudah panas akhirnya menjadi konflik militer terbuka Tiongkok vs Taiwan & pendukungnya (termasuk AS). Ingat, Perang Dunia II dulu, mandala besarnya ada di Eropa & Asia. Haruskah kita biarkan terjadi lagi?," tutur SBY.
Menurut SBY jika kondisi-kondisi di atas tidak segera ditangani, maka dunia akan mengalami krisis di tiga sektor sekaligus.
Baca juga: Mantan Anak Buah SBY Turun Gunung, Bukan Perjuangan Demokrat, Tapi Ingin Menangkan Pak Menteri
"Jika keadaan makin tdk terkendali (goncangan ekonomi & keamanan global), sementara pandemi Covid-19 msh ada, penyelamatan bumi dari pemanasan global akan gagal karena dunia tdk lagi peduli & bukan prioritas. Dunia bisa alami “triple crises” ~ keamanan, ekonomi & lingkungan," tutur SBY.
Lebih lanjut, SBY juga menyinggung para pemimpin dunia termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).