Debt Collector yang Menusuk Nasabah Dibekuk Aparat Polsek Bojongloa Kaler, Tiga Orang Masih Diburu

Kapolsek Bojongloa Kaler Kompol, Aam Hadian mengatakan, debt collector leasing kendaraan berinisial J itu, diduga menusuk nasabahnya Dedi Supriadi

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/NAZMI ABDURRAHMAN
Kapolsek Bojongloa Kaler, Kompol Aam Hadian saat konferensi pers, mengatakan, debt collector leasing kendaraan berinisial J itu, diduga menusuk nasabahnya Dedi Supriadi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Polsek Bojongloa Kaler meringkus seorang debt collector yang nekat menusuk nasabahnya.

Kapolsek Bojongloa Kaler Kompol, Aam Hadian mengatakan, debt collector leasing kendaraan berinisial J itu, diduga menusuk punggung nasabahnya Dedi Supriadi saat hendak menarik kendaraan yang dipakai Dedi, di Kecamatan Bojongloa Kaler, Sabtu (24/9/2022).

Menurutnya, pelaku dan korban sempat bersitegang sebelum akhirnya menusukkan pisau ke punggung korban.

"Jadi, gara-gara adu mulut, berargumen kemudian pelaku menusukan senjata tajamnya ke bagian punggung korban. Selanjutnya, korban ini dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," ujar Aam, di Mapolsek Bojongloa Kaler, Jumat (7/10/2022).

Adapun motif pelaku menusuk korban, kata dia, lantaran pelaku ingin menarik kendaraan mobil yang digunakan korban.

"Motifnya pelaku ingin menarik mobil korban, dan mereka sempat adu mulut, adu argumen dulu," katanya.

Baca juga: Ngaku Debt Collector, Aksi Perampasan Motor di Jalan Raya Tengah Marak di Cimahi, Polisi Lakukan Ini

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami lebam di bagian muka dan luka tusukan di bagian punggung.

"Kalau luka itu memar di bagian wajah, luka tusuk di punggung bagian kiri. Kondisi korban setelah dirawat di rumah sakit selama 5 hari dan berangsur pulih tetapi tetap kami pantau," ucapnya.

Saat ini, polisi masih memburu tiga pelaku lainnya yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO), masing-masing berinisial berinisial D, R, dan RL.

Ketiga diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan penusukan terhadap korban.

"Kami masih memburu, tiga orang debt collector yang ikut terlibat pengeroyokan dan penusukan," katanya.

Atas kejadian ini, para pelaku dijerat Pasal 170 KUH Pidana dengan ancaman sembilan tahun penjara. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved