Harga BBM

HARGA BBM Hari Ini di Jawa Barat Termasuk Bandung, Harga Pertamax Turun, Ini Harga Terbaru

Ingat, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Pertamax Turbo hari ini turun.

Editor: taufik ismail
Tribun Jabar / Firman Suryaman
Pembelian BBM jenis Pertamax di kalangan pengendara motor di SPBU Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, tetap normal, Sabtu (2/3/2022). Hari ini, 1 Oktober 2022, harga Pertamax di Jawa Barat turun. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Sejumlah harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami penyesuaian mulai hari Sabtu ini, 1 Oktober 2022.

Ada yang turun dan ada juga yang naik.

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan oleh PT Pertamina.

Ini merupakan hasil evaluasi harga yang dilakukan secara berkala.

Menurut Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, harga BBM nonsubsidi akan terus disesuaikan mengikuti tren harga rata-rata publikasi minyak yakni Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus.

"Evaluasi dan penyesuaian harga untuk BBM nonsubsidi akan terus kami lakukan secara berkala setiap bulannya," ujar Irto dalam pernyataan resmi di laman Pertamina.com, Sabtu (1/10/2022).

Berdasarkan perhitungan, pada periode September lalu untuk produk gasoline (bensin) yakni Pertamax Series, mengalami penyesuaian turun harga.

Sementara untuk produk gasoil (diesel) Dexlite dan Perta Dex, penyesuaiannya naik harga.

Pertamina resmi menurunkan harga Pertamax mulai 1 Oktober 2022 dari sebelumnya Rp 14.500 per liter menjadi Rp 13.900 per liter.

Penurunan harganya mencapai Rp 600.

Penurunan harga Pertamax ini berlaku di sejumlah provinsi yaitu Nangroe Aceh Darussalam, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Selain harga Pertamax, Pertamina juga menurunkan harga Pertamax Turbo dari Rp 15.900 menjadi Rp 14.950 per liter.

Sebaliknya, harga Dexlite naik menjadi sebesar Rp 17.800 per liter dari Rp 17.400. Begitu pun dengan harga Pertamina Dex yang naik dari Rp 17.100 menjadi Rp 18.100.

“Harga tersebut berlaku untuk provinsi dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen seperti di wilayah DKI Jakarta,” ujar Irto.

Halaman
12
Sumber: Kompas
  • Tribun Shopping

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved