Suharso Manoarfa Bertemu dengan Mardiono, Pak Uu; PPP Sudah Tidak Ada Polemik Lagi

Wagub Jabar atau disapa Pak Uu menyatakan dengan adanya pertemuan Suharso Manoarfa dengan Mardiono menandakan tak ada lagi polemik di PPP

istimewa
Wagub Jabar meresmikan 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Ketua DPW PPP Jabar Uu Ruzhanul Ulum menyatakan pertemuan antara Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono dengan Ketua Umum PPP sebelumnya, Suharso Manoarfa, beberapa waktu lalu, adalah kabar baik bagi PPP.

Dengan demikian, katanya, tidak ada lagi polemik dalam PPP sehingga bisa fokus membesarkan partai menjelang 2024.

Ia mengatakan kini lega setelah Kementerian Hukum dan HAM memberikan keputusan atas polemik DPP PPP. Bahkan, Suharso dan Mardiono sudah bertemu empat mata sehingga menurutnya membuat kader partai di daerah tidak lagi bimbang mengenai kondisi PPP saat ini.

Baca juga: Ini Efek Domino Pemberhentian Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa Menurut Pengamat Politik Unpad

 "Dengan adanya pertemuan Pak Harso dengan Pak Mardiono saya sebagai kader di daerah lega, dan juga dari Menkumham sudah keluar, berarti PPP sudah tidak ada polemik lagi," kata Uu yang juga Wagub Jabar ini di Gedung Sate, Selasa (20/9).

Uu pun mengaku sempat khawatir jika konflik dalam tubuh PPP ini tak segera diselesaikan karena akan berdampak terhadap kondisi PPP di daerah.

Suharso Monoarfa
Suharso Monoarfa (Antara/Reno Esnir via Kompas.com)

Sebab, ia sudah merasakan sendiri saat dualisme terjadi di tubuh PPP dan membuatnya kesulitan untuk maju di Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2016 lalu.

Baca juga: PPP Ungkap Dasar Berhentikan Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum PPP, Ada Ketegangan di Internal

"Dirasakan dulu di saat mau mencalonkan sebagai bupati di Tasikmalaya, karena masih ada dua kepemimpinan dualisme, kemudian saya sendiri pada tahun 2016 tidak dicalonkan oleh PPP karena tidak mendapatkan restu dari salah satu dan yang lainnya," katanya.

Ia mengatakan kekhawatiran ini sudah tidak ada lagi. Sehingga menjelang di 2024 PPP sudah bisa ngabret untuk mendulang suara dan ditargetkan menjadi partai yang beranjak menjadi besar dan dapat diperhitungkan masyarakat.

Pelaksana tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono
Pelaksana tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono (istimewa)

Ia pun mengatakan selamanya serius dalam menjalani tahapan-tahapan politik, utamanya dalam Pilgub Jabar 2024. 

"Kalau tidak serius, percuma biaya, pikiran, tenaga, tapi teu serius, kacape-cape. Dan tetap saya memiliki optimisme dalam hidup kita semakin mantap untuk berjalan, tinggal membesarkan partai yang menaungi saya," katanya.

Baca juga: DPC PPP Garut Ogah Ikut-ikutan Berpolemik soal Suharso Monoarfa, Pilih Fokus Kerja

Ia mengatakan tengah berupaya meningkatkan elektabilitas dan kualitas di mata masyarakat dan juga partai politik dengan memperbanyak silaturahmi.

"Kalau elektabilitas naik, juga popularitas dan elektabilitas ada di para pengurus partai. Percuma kalau popularitas di masyarakat elektabilitas dan di masyarakat baik, tapi di pengurus partai tidak memiliki elektabilitas tidak memiliki kualitas, itu tidak baik," katanya.

Ia mengatakan komunikasi dengan masyarakat dan komunikasi drngan parpol bagaikan mata uang, di satu sisi elektabilitas dan kualitas di masyarakat, yang satu lagi elektabilitas dan kualitas di para pengurus partai.  

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved