Gercep, Jalan Raya Nasional di Pangandaran Tergenang Air, BBPJN DKI-Jabar Langsung Membuat Saluran

PPK 3.3 Jabar, Ciamis-Pangandaran, M Abdul Aziz G menyampaikan, jalan raya di lokasi banjir di Pangandaran secepatnya akan dibuat saluran permanen

Penulis: Padna | Editor: Darajat Arianto
Istimewa/Dok M Abdul Aziz
Sejumlah petugas mengeluarkan air yang tergenang di ruas Jalan Raya Nasional Pangandaran dengan menggunakan mesin sedot, Kamis (15/9/2022). Pejabat Pembuat Komitmen 3.3 Jabar, Ciamis-Pangandaran, M Abdul Aziz G menyampaikan, jalan raya di lokasi banjir di Pangandaran secepatnya akan dibuat saluran permanen. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Masalah air hujan yang menggenangi ruas jalan raya nasional di Pangandaran ditanggapi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Provinsi Jawa Barat, Ciamis-Pangandaran, M. Abdul Aziz G menyampaikan, jalan raya di lokasi banjir tersebut secepatnya akan dibuat saluran permanen.

"Rencananya, mulai besok (16/9/2022) kiri kanannya akan dibuat saluran beton permanen," ujar Abdul saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Kamis (15/9/2022) sore.

Dan rencana tahun depan, kata Ia, lokasi banjir tersebut akan diresign karena di lokasi itu salurannya sudah tertutup.

"Jadi, mau kita alirkan ke luar ke sungai jembatan yang ada di depannya itu (jembatan di blok Dusun Giri setra)," katanya.

Memang kondisi sekarang itu, yang semulanya air bisa mengalir ke kanan kiri lahan atau kolam warga karena tata lahan warga ditutup sekarang menjadi banjir.

"Tapi, tetap kita prioritaskan, kita buat solusi untuk warga dengan membuatkan saluran permanen kiri kanan sepanjang 400 meter," ucap Abdul.

Baca juga: Dampak Banjir Bandang, Sejumlah Warga di Pangandaran Alami Kerugian, Ada yang Sampai Rp 50 Juta

Sementara pada Kamis (15/9/2022) sore ini, kata Ia, teman - teman di lapangan sedang menyedot air yang tergenang di lokasi tersebut.

Teman - teman yang sedan membuat saluran di wilayah Desa Emplak, Kecamatan Kalipucang langsung dipindahkan ke lokasi banjir.

"Sementara penanganan sore sekarang, air dialirkan secara manual dulu dengan dilakukan penyedotan. Tadinya sih, bulan ini Saya prediksi bulan ini musim kering (kemarau) tapi ternyata hujan juga," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, ruas jalan raya nasional yang tergenang air ini berada di Dusun Giri setra RT 2/2, Desa/Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat .

Dan merupakan akses jalan raya utama dari Cilacap, Jawa tengah maupun Bandung menuju objek wisata Pangandaran.

Sejumlah petugas mengeluarkan air yang tergenang di ruas Jalan Raya Nasional Pangandaran dengan menggunakan mesin sedot, Kamis (15/9/2022). Pejabat Pembuat Komitmen 3.3 Jabar, Ciamis-Pangandaran, M Abdul Aziz G menyampaikan, jalan raya di lokasi banjir di Pangandaran secepatnya akan dibuat saluran permanen.
Sejumlah petugas mengeluarkan air yang tergenang di ruas Jalan Raya Nasional Pangandaran dengan menggunakan mesin sedot, Kamis (15/9/2022). Pejabat Pembuat Komitmen 3.3 Jabar, Ciamis-Pangandaran, M Abdul Aziz G menyampaikan, jalan raya di lokasi banjir di Pangandaran secepatnya akan dibuat saluran permanen. (Istimewa/Dok M Abdul Aziz)

Pantauan Tribunjabar.id, adanya genangan air hujan di jalan raya nasional tersebut sejumlah kendaraan bermotor mati akibat mesin terendam air.

Baca juga: Cerita Siswi Korban Banjir Bandang di Pangandaran, Terjebak di Mess, Selamat Berkat Dinding Didobrak

Selain itu, genangan air juga masuk ke halaman beberapa rumah warga yang berada di samping jalan. Sehingga, hal tersebut menjadi keluhan warga. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved