Harga BBM Naik

Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Ciamis Ribut, Kapolres dan Dandim Ikut Mengamankan

Aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM yang melibatkan berbagai elemen mahasiswa dan masyarakat Ciamis sempat ricuh.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Kisdiantoro
Tribunjabar.id/Andri M Dhani
Aksi unjukrasa penolakan kenaikan harga BBM yang berlangsung di Jl Ir H Juanda  depan Gedung  DPRD Ciamis, Senin (5/9) sore. 

TRIBUNJABAR, CIAMIS -Aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM yang melibatkan berbagai elemen mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Ciamis Malawan di Jl Ir H Juanda depan Gedung DPRD Ciamis Senin (5/9) sore sempat diwarnai keributan.

Selain berorasi, pengunjuk rasa juga membakar tumpukan kertas.

Namun sempat terjadi kericuhan ketika petugas akan memadamkan kobaran api.

Aksi unjukrasa penolakan kenaikan harga BBM di Ciamis yang melibatkan ratusan pengunjukrasa tersebut diawali dengan berkumpulnya massa pengunjukrasa di Lapangan Taman Lokasana.

Baca juga: Amang 23 Tahun Jadi Tukang Ojek, Penumpang Makin Sepi, Kini Kian Terhimpit Kenaikan Harga BBM

Sekitar pukul 13.00 Senin (5/9) masa bergerak berjalan kaki (longmarch) dari Taman Lokasana menuju Tonjong, Jl Sudirman, melintas depan Kantor Bupati Ciamis, lewat Alun-Alun. Dan kemudian menggelar aksinya di Jl Ir H Juanda depan Gedung DPRD Ciamis.

Sejumlah perwakilan pengunjukrasa secara bergantian berorasi menyampaikan tuntutan mereka. Dan lantunan salawat juga sempat bergema.

Ada tiga tuntutan utama dari aksi unjukrasa yang berlangsung sejak pukul 13.00 sampai azan Asar bergema dari Masjid Agung Ciamis sekitar pukul 15.00 lebih  tersebut.

Yakni menolak kenaikan harga BBM bersubsidi. Menuntut dicopotnya Dirut Pertamina dan BUMN. Bongkar mafia di tubuh BUMN.

Pengunjukrasa juga menuntut Reformasi Polri.

Perkuat pengawasan terhadap lembaga Polri, periksa kembali sistem peningkatan SDM pimpinan Polri.

Dan ungkap kembali kasus HAM di Indonesia (kasus KM 50, kasus kematian Munir dan kasus kebakaran Kejagung). Aksi unjukrasa juga menolak pasal-pasal krusial bermasalah RKUHP.

Aksi unjukrasa penolakan kenaikan harga BBM tersebut mendapat pengamanan ketat dari petugas gabungan baik dari kepolisian, TNI, Satpol PP dan petugas lainnya.

Bahkan Kapolres Ciamis  AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro serta Dandim 0613/Ciamis Letkol Inf Wahyu Alfiyan Arisandi memimpin langsung pengamanan aksi unjukrasa tersebut sejak dari Taman Lokasana, ikut berjalan kaki menuju lokasi aksi di depan Gedung DPRD Ciamis.

Perwakilan pengunjukrasa dalam orasinya sempat pula mengeluhkan keberadaan petugas keamanan yang lebih banyak dari pengunjukrasa (andri m dani)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved