Gelar Diskusi Publik, KPU Majalengka Ajak Masyarakat untuk ''Merdeka Memilih''

KPU Majalengka menggelar diskuso publik mengajak masyarakat untuk memilih.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
KOMPAS/PRIYOMBODO
Ilustrasi Pemilu. KPU Majalengka menggelar diskusi publik untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka kembali menggelar diskusi publik.

Tema yang diangkat adalah “Merdeka Memilih”, di mana menghadirkan narasumber Kadivsosparmas dan SDM KPU Majalengka, Cecep Jamaksari dan Kadivsosparmas dan SDM KPU Kota Bogor, Dian Askhabul Yamin.

Menurut Kadivsosparmas dan SDM KPU Majalengka, Cecep Jamaksari mengatakan, makna merdeka di masa sekarang dimaknai luas.

Bukan hanya merdeka dari perang dan penjajahan, namun juga merdeka dalam hukum, ekonomi dan politik.

Menurutnya dalam konstitusi, kebebasan warga negara itu sudah diatur dengan jelas, termasuk dalam hal politik, dimana pemilih bebas menentukan pilihan.

Ia menyebut perspektif pemilih yang merdeka adalah pemilih yang tidak ada tekanan dari pihak manapun.

Kata Cecep, menurut Aristoteles, demokrasi tidak akan mungkin bisa dilakukan apabila syarat memilih dan dipilih itu berbeda.

Hak memilih dan hak dipilih harus sejajar.

Sedangkan Plato, tidak mengungkapkan syarat yang sama antara mereka yang memilih dan mereka yang dipilih.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved