Saat Harga Telur Naik Melejit, Harga Ayam Pedaging di Ciamis Justru Terjun Bebas, Rp 29.000 per Kg

Ketika harga telur ayam meroket sampai ke angka Rp  31.000- Rp 32.000 per kg beberapa hari terakhir, di Ciamis harga ayam ras pedaging turun.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
TRIBUN JABAR/ANDRI M DANI
Ketika harga telur ayam meroket sampai ke angka Rp  31.000- Rp 32.000 per kg beberapa hari terakhir, di Ciamis harga ayam ras pedaging turun. 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Ketika harga telur ayam meroket sampai ke angka Rp  31.000- Rp 32.000 per kg beberapa hari terakhir, di Kabupaten Ciamis harga ayam ras pedaging turun.

Dalam 3 hari ini harga ayam ras pedaging layer jantan (pejantan) di tingkat peternak justru terjun bebas. Turun dari angka Rp 45.000 per kg hidup (livebird) ke angka Rp 29.000 per kg.

“Beberapa hari ini harga ayam pejantan anjlok drastis. Turun dari Rp 45.000 per kg jadi Rp 29.000 per kg,” ujar H Komar Hermawan, peternak ayam pejantan di Desa Talagasari Kawali kepada Tribun Rabu (24/8).

Gejala turunnya harga ayam ras pedaging jenis layer jantan (pejantan) ini menurut H Komar sudah terjadi sejak sebulan lalu. Turun dari Rp 45.000 per kg jadi Rp 29.000 per kg.

“Sudah tiga hari ini harga pejantan di kandang hanya Rp 29.000 per kg,” katanya.

Baca juga: Harga Ayam BR di Tingkat Peternak di Ciamis Anjlok Jadi Rp 15 Ribu/Kg, Stok Banyak Permintaan Turun

Turunnya harga pejantan tersebut katanya terutama akibat menurunnya permintaan.

“Populasi atau stok ayam normal. Tapi daya serap pasar anjlok,” ujar H Komar yang juga owner Kawali PS tersebut.

Beda halnya dengan telur ayam ras dan ayam pedaging jenis broiler (BR), justru daging ayam ras pedaging layer jantan (pejantan) tidak termasuk komditi yang diserap untuk bansos.

Dengan tingkat harga Rp 29.000 per kg tersebut, para petenak ayam pejantan di Ciamis sedang menanggung rugi. “Ayam (pejantan) yang  dipanen minggu ini, adalah ayam yang berasal dari DOC yang harganya masih Rp 4.500 per ekor. Dengan perhitungan BEP (biaya pokok produksi)nya masih di kisaran Rp 33.000 per kg,” ujar H Komar.

Ketika harga pejantan di kandang hanya Rp 29.000 per kg, katanya jelas peternak ayam pejantan saat ini sedang menanggung rugi. Karena biaya pokok produksi (BPP/BEP)nya masih dikisaran Rp 33.000 per kg.

Dalam kondisi nromal populasi ayam pejantan di Ciamis sekitar 800.000 sampai 1 juta ekor perminggu.

Baca juga: Harga Telur Ayam Naik, Pedagang di Pasar Kanoman Kota Cirebon Terpaksa Kurangi Stok Karena Ini

Sekitar 75 persen ayam pejantan dari Ciamis tersebut dipasok untuk kebutuhan pasar di Jabodetabek dan Bandung. Dan Ciamis sendiri merupakan sentra produksi ayam pejantan nasional.  

Ketika harga ayam pejantan di Ciamis jatuh ke angka Rp 29.000 per kg, harga ayam pejantan diterima di Jakarta di kisaran Rp 32.000 per kg hidup. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved