Kisah Sukses Indra Komara Putra, Keluar dari PT KAI & Pilih Jadi Pelaku UKM

Pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di masa pandemi mulai bermunculan lantaran banyaknya perusahaan-perusahaan yang gulung tikar.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Giri
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Owner Meika Official, Indra Komara Putra. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di masa pandemi mulai bermunculan lantaran banyaknya perusahaan-perusahaan yang gulung tikar dan berdampak pada pengurangan karyawan.

Situasi itu yang kemudian membuat seorang owner Meika Official, Indra Komara Putra, asal Kuningan yang memilih untuk menjadi pengusaha.

Indra menceritakan awal mula terjun menjadi pelaku UKM.

Menurutnya, dia pertama bekerja di perusahaan kereta api selama 10 tahun.

Indra ditugaskan di kereta api pariwisata dan seringkali melihat banyak pebisnis atau pengusaha.

"Karena seringnya saya melihat pebisnis di kereta api pariwisata, saya pun terinspirasi ingin menjadi seperti itu (pengusaha)," katanya saat ditemui di Bandung, Jumat (12/8/2022).

Pada 2017, lanjut Indra, dia memulai belajar untuk menjadi pengusaha dan ingin memiliki perusahaan sendiri.

Akhirnya, di 2019 dia mendapatkan jalannya karena memang tekad dan kemauannya yang tinggi.

Baca juga: Ini Sosok Cantik Pengusaha Muda, Sukses Bisnis Kopi Puntang Siliwangi Hingga Aktif di Partai Golkar

"Ya, saya awalnya berjualan produk-produk orang lain, semisal obat diet. Kemudian, saya mencoba mengembangkan usaha saya dengan mempelajari bisnis hingga saya mencoba bermain di digital marketing untuk fokus online, hingga saya memutuskan keluar dari pekerjaan saya di kereta api," katanya.

Meika Official pun memiliki sejumlah produk, seperti kosmetik (skincare) hingga fesyen.

Baca juga: Bandung Pasar Potensial Bisnis Jual Beli Mobil Bekas, Carsome Hadirkan Mobil LCGC Hingga Listrik

Sebelumnya, dalam peringatan hari nasional UKM di Bandung, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, sempat menyampaikan bahwa tercatat ada 19 juta UMKM beralih ke sistem digitalisasi yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi bagi pelaku UKM mencapai 137 persen sejak pandemi.

"Kami optimis target 30 juta UMKM masuk ekosistem digital di 2024 bisa tercapai, termasuk target satu juta produk UMKM on boarding dalam e-katalog belanja pemerintah pusat dan daerah di 2022. Kami sampai detik ini terus ciptakan ekosistem ekonomi sehat lewat Perpres Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional di 2021-2024," ujarnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved