Pemilu 2024

Uu Berharap KIB Antara Golkar, PAN, dan PPP, Tak Hanya Untuk Pilpres, Tapi Berlanjut di Pilgub Jabar

Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan kekompakan dan soliditas 2 dalam KIB, yakni Partai Golkar, PPP, dan PAN harus diperkuat hingga akar rumput tingkat

TRIBUNJABAR.ID/FIRMAN SURYAMAN
Wakil Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan kekompakan dan soliditas tiga partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), yakni Partai Golkar, PPP, dan PAN, harus diperkuat sampai ke akar rumput, terutama di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan kekompakan dan soliditas tiga partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), yakni Partai Golkar, PPP, dan PAN, harus diperkuat sampai ke akar rumput, terutama di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

Ia mengatakan penguatan KIB sampai akar rumput ini bertujuan memenangkan pemilihan kepala daerah di tingkat provinsi, kota, dan kabupaten, yang juga diselenggarakan di tahun yang sama pada 2024, termasuk di Jawa Barat. Sehingga, KIB tidak hanya sebatas untuk kepentingan Pilpres 2024.

"Harapan kami, biar tidak memusingkan kami di saat pelaksanaan pilkada di Jabar, maka KIB pun diturunkan keputusannya di tingkat Jabar. Sehingga kami dari mulai sekarang sudah ada isyarah diperbolehkan membangun komunikasi politik dengan yang ada di KIB," kata Uu di Bandung, Kamis (11/8).

Ia mengatakan komunikasi politik tidak bisa tiba-tiba dijalin karena harus ada waktu untuk membuat komitmen bersama. Semuanya harus saling memahami dan mengetahui visi misi satu sama lain. 

Baca juga: Pak Uu Siap Dikawinkan Dengan Desy Ratnasari?, Ini Tanggapan Wagub Jabar

"Oleh karena itu KIB diharapkan ada isyarah untuk diteruskan kebersamaannya di tingkat provinsi dalam menjelang Pilgub Jabar 2024 ini," kata Uu yang juga Wagub Jabar ini.

Termasuk di pilkada tingkat kabupaten dan kota di Jabar, kata Uu, kebersamaan KIB ini seharusnya dilanjutkan. Dengan demikian, akan menguatkan satu sama lainnya.

"Kalau kemarin-kemarin kan ada nuansa misalkan di kabupaten A koalisinya ABCD, di tingkat provinsi koalisinya EFGH. Jadi tidak saling menguatkan antara calon dari partai A di kabupaten dengan calon partai B di provinsi," katanya.

Kebersamaan dalam satu koalisi ini, kata Uu, mengingat pada pilkada serentak kali ini semua kota dan kabupaten di Jabar menggelar pilkada. Berbeda dengan sebelumnya yang dilaksanakan dalam tiga kali pilkada serentak.

"Kalau kemarin ada tiga tahapan di 27 kota kabupaten yang serentak sekaligus. Berarti tidak satu paket pun dengan provinsi tidak masalah karena ada perbedaan waktu sampai tiga kali pilkada serentak di kabupaten kota. Tapi kalau sekarang, karena serentak sama provinsi, seharusnya bisa linier, harus ada sinkronisasi partai yang diusung oleh KIB, khususnya yang sudah terbentuk koalisi dengan paslon," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved