Kantor Bea dan Cukai Bandung Sita 6 Juta Batang Rokok Ilegal, Ini Jumlah Penindakan di Sumedang

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Bandung telah menyita 6 juta batang rokok ilegal, termasuk penindakan di Sumedang

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/KIKI ANDRIANA
Pemeriksa Bea Cukai Pertama, Wahyu Hidayat. Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Bandung telah menyita 6 juta batang rokok ilegal.  

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Bandung telah menyita 6 juta batang rokok ilegal

Rokok ilegal ini adalah produk tembakau yang tak menyematkan pita cukai asli pada bungkus rokok tersebut. 

"Kami di Jawa Barat telah melakukan penindakan sebanyak 4.000 kali dan telah menyita 6 juta batang rokok ilegal," kata Pemeriksa Bea Cukai Pertama, Wahyu Hidayat saat diwawancara TribunJabar.id, di Sumedang, Selasa (9/8/2022). 

Di Sumedang sendiri, Kantor Bea dan Cukai Bandung bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang. Kerja sama ini didanai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). 

"Di Sumedang kami lakukan operasi penindakan dan sosialisasi. Operasi kami telah lakukan 140 kali penindakan dengan rokok yang disita sekitar 300.000 batang," kata Wahyu. 

Baca juga: Meski Murah, Masyarakat Diimbau Tak Beli Rokok Ilegal, Satpol PP Sumedang Bilang Ini Tak Terjamin

Terkait sosialisasi, Kantor Bea dan Cukai Bandung terus menggalakkan sosialisasi tentang bahaya rokok ilegal untuk penikmatnya juga kerugian bagi negara. 

"Sosialisasi terus berjalan kepada masyarakat umum maupun para petugas di instansi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," kata Wahyu. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved