Anggota Polisi di Garut Dipecat Tidak Hormat, Pakai Narkoba dan 4 Kali Maling Sepeda Motor

Brigadir Dian Hadianto (DH) melakukan sejumlah pelanggaran kode etik termasuk mencuri sepeda motor selama empat kali dan penggunaan narkoba

Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Upacara Pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) Brigadir Dian Hadiyanto (DH) di Mapolres Garut, Senin (11/7/2022), DH diketahui tidak hadir dalam upacara tersebut. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Kerap melakukan pelanggaran berat, seorang anggota polisi di Polres Garut diberhentikan secara tidak hormat.

Pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) tersebut dilakukan di Mapolres Garut, Senin (11/7/2022).

Anggota tersebut bernama Brigadir Dian Hadianto (DH), ia melakukan sejumlah pelanggaran kode etik salah satunya pernah mencuri sepeda motor selama empat kali dan penggunaan narkotika.

Baca juga: Beri Inisial Pelaku, Mabes Polri Benarkan Brigadir J Ditembak Sesama Polisi di Rumah Pejabat Polri

"Yang bersangkutan terbukti , penyalahgunaan narkotika, disersi selama 256 hari, dan kemudian yang terberat adalah melakukan tindak pidana dan sudah dinyatakan inkrah melakukan pencurian kendaraan bermotor sebanyak empat kali," ujar Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono saat diwawancarai awak media.

Keputusan PTDH tersebut menurutnya sudah melalui beberapa pertimbangan dalam sidang komisi kode etik profesi Polri.

Sidang tersebut kemudian memunculkan sebuah keputusan bahwa Brigadir DH diberhentikan secara tidak hormat melalui surat keputusan dari Kapolda Jawa Barat.

"Jadi ini tentunya bagian dari reward and punishment pimpinan Polri terkait oknum Polri, bahwa kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas kepada personel kami yang melakukan pelanggaran disiplin maupun kode etik," ucap AKBP Wirdhanto.

Wirdhanto menjelaskan pemberhentian secara tidak hormat kepada salah satu anak buahnya itu, sebagai upaya dan pemberitahuan tegas kepada seluruh anggota polisi di Polres Garut agar menjaga nama baik institusi Polri.

Baca juga: Terungkap Posisi Duduk Charly Setia Band saat Mengalami Kecelakaan di Tol, Ini Kata Polisi

Ia menegaskan jika kejadian serupa suatu waktu terjadi kembali maka dirinya tidak akan segan melakukan tindakan tegas.

"Ini adalah bagian dari supaya tidak diulangi, oleh personel polri khususnya di Polres Garut namun ini apabila ada oknum yang melakukan kami akan melakukan tindakan tegas," ucapnya.

Dalam satu tahun ini Polres Garut diketahui sudah melakukan sidang kode etik sudah sebanyak 6 kali. Dalam sidang tersebut ada beberapa anggota yang divonis mutasi, penundaan pangkat juga teguran secara tertulis.(*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved