KERJA di Masa Pandemi Covid-19, Begini Cara Dokter Gigi Kurangi Resiko Penularan Virus Corona

Dokter gigi jadi profesi yang rentan alami penularan virus Corona di masa Pandemi Covid-19 yang belum dinyatakan berakhir

Editor: Mega Nugraha
Istimewa
GL Dexin+ Dental Aerosol Suction bantu dokter gigi kurangi resiko penularan virus Corona. 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Dokter gigi jadi profesi yang rentan alami penularan virus Corona di masa Pandemi Covid-19 yang belum dinyatakan berakhir oleh pemerintah.

Tugas dokter gigi yang bersentuhan langsung dengan sumber penularan virus corona membuat profesinya rentan tertular.

PT Gerlink Utama Mandiri, perusahaan di Bandung yang sudah berdiri sejak 2016,
meluncurkan produk GL Dexin+ Dental Aerosol Suction.

"Produk ini punya dua fungsi antara lain sebagai penghisap droplet dari tindakan medis dokter gigi (Extraoral) dan penghisap cairan dari tindakan medis pada mulut (Intraoral)," kata salah satu inovator GL Dexin+ Dental Aerosol Suction, drg. Lena Lia Napitupulu, MMRS dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/6/2022).

Baca juga: Dokter Gigi di Indonesia Masih Sangat Kurang, Bahaya Jika Jumlahnya Tidak Bertambah

GL Dexin+ Dental Aerosol Suction dirancang, saat masa pandemi pada tahun 2020. Bersama beberapa dokter gigi, kata dia, produk ini dikembangkan sesuai dengan kebutuhan di klinik dokter gigi.

"Selama pandemi banyak pasien yang ragu untuk berkunjung ke rumah sakit karena produksi aerosol yang dihasilkan dari proses merawat dan memperbaiki gigi pasien, berpotensi mengandung virus atau bakteri berbahaya. Aerosol ini muncul saat tindakan pengeboran gigi yang bisa menyembur bersama dengan percikan droplet. Dengan GL Dexin+ Dental Aerosol Suction aerosol yang keluar kemudian nanti akan dihisap sehingga virus dan bakteri tak akan menyebar kemana-mana," kata Lena.

Menurut dia, alat ini menyatukan dua fungsi yang hingga saat ini belum ada di Indonesia.

"Alat ini menggabungkan dua fungsi dalam satu alat sehingga sangat praktis," pungkas dia.

drg. Didi Wahyudi dari RS Santosa Bandung mengaku terbantu dengan GL Dexin+ Dental Aerosol Suction.

Biasanya, kata dia, alat yang tersedia di pasaran itu alat yang hanya untuk ekstra oral saja, yakni menyedot aerosol

"Alat baru ini memiliki dua fungsi, selain menyedot aerosol atau ekstra oral suction, juga mampu menyedot air ludah dengan cara dimasukkan ke dalam mulut. Jadi untuk dokter gigi seharusnya ini menjadi pilihan yang lebih efektif dan efisien untuk menanggulangi penyebaran virus atau bakteri yang ada pada air ludah pasien," tutur Didi yang juga menjadi inovator GL Dexin+ Dental Aerosol Suction.

Sejak diproduksi tahun 2022, saat ini GL Dexin+ Dental Aerosol Suction sudah diproduksi sekira 100 unit dan dipasarkan di seluruh Indonesia dan ditawarkan dengan kisaran harga Rp. 15 - 20 juta.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved