Ubedilah Badrun Kritisi Reshuffle Kabinet, Singgung Pendukung Tiga Periode Jadi Menteri: Ini Bahaya

Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun mengkritisi perombakan atau reshuffle menteri yang  ditunjuk Presiden Joko Widodo.

Editor: Hilda Rubiah
Kompas.com
Momen pelatihan Zulkifli Hasan dan Hadi Tjahjanto jadi menteri Jokowi. 

TRIBUNJABAR.ID - Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun mengkritisi perombakan atau reshuffle menteri yang  ditunjuk Presiden Joko Widodo.

Ia mengaku reshufle dan melantik menteri dan wamen membenarkan analisis saya bahwa reshufle ini tidak ada gunanya.

Ubedilah Badrun menyindir bahwa sosok yang ditunjuk berbeda dari yang diharapkan pasar.

"Respon pasar juga negatif, sentimen negatif itu diantaranya terlihat dari IHSG turun hingga 18,68 poin," kata Ubedilah dalam keterangan yang diterima Tribun, Rabu (15/6/2022).

Ia menjelaskan bahwa pasar lebih berharap hadirnya tokoh yang benar-benar profesional di kabinet, bukan berasal dari politisi.

Selain itu, menurutnya reshuffle menteri di mata publik lebih terkesan kuat seperti transaksi politiknya, katanya.

Baca juga: Apa Pertimbangan Jokowi Tunjuk Zulkifli Hasan dan Hadi Tjahjanto Jadi Menteri? Ini Kata Pengamat

"Publik juga bertanya-tanya bagaimana mungkin seseorang yang dimarahi publik gara gara mendorong isu tiga periode lalu sekarang diangkat menjadi Menteri? Akhirnya publik berspekulasi berarti rencana tiga periode itu memang direstui Jokowi atau mungkin keinginan Jokowi juga?. Jangan-jangan rencana tiga periode akan muncul lagi. Suasana psikopolitik seperti ini yang akan terus menjadi hantu sentimen nagatif pasar dan publik baik publik nasional maupun internasional. Ini bahaya," tambahnya.

Meski tidak menyebut nama, Ubedilah mengatakan penempatan posisi menteri tidak sesuai dengan bidangnya.

"Akan banyak butuh waktu untuk adaptasi memahami pekerjaan di kementrian ATR/BPN, sementara situasi dinamika politik makin kenceng. Artinya pekerjaan kementrian ATR/BPN akan tidak efektif," katanya.

Dia menyinggung sosok wakil menteri yang dilantik hanya mengakomodir kepentingan politik Jokowi.

"Sementara para wamen yang baru itu juga terang benderang transaksional politiknya, yang sulit mendongkrak sentimen positif publik," tambahnya.

Akademisi Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun saat menjadi narasumber Podcast Tribun Corner di Gedung Tribun, Jakarta Pusat, Jumat (21/1/2022)
Akademisi Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun saat menjadi narasumber Podcast Tribun Corner di Gedung Tribun, Jakarta Pusat, Jumat (21/1/2022) (Tribunnews/JEPRIMA)

Diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi telah melakukan perombakan (reshuffle) kabinet pada hari ini. 

Hal itu ditandai dengan pelantikan dua orang menteri dan tiga orang wakil menteri di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/6/2022).

Mereka yang dilantik adalah sebagai berikut:

- Zulkifli Hasan : Menteri Perdagangan (menggantikan Muhammad Lufti)

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved