Detik-detik Nelayan Selamat dari Hantaman Ombak di Pantai Selatan Garut, Teriakannya Didengar Warga
Tiga nelayan di Garut menjadi korban ganasnya gelombang tinggi di laut selatan. Kejadian tersebut mengakibatkan satu juru mudi meninggal dunia.
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Giri
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNJABAR.ID, Garut - Tiga nelayan di Garut menjadi korban ganasnya gelombang tinggi di laut selatan. Kejadian tersebut mengakibatkan satu juru mudi meninggal dunia.
Peristiwa itu terjadi di kawasan seputaran Santolo arah Curugan pada Selasa (24/5/2022) pukul 03.00 WIB.
Satu korban lain diketahui masih dalam pencarian dan satu orang selamat karena berhasil berenang ke bibir pantai.
Ia bernama Nanaz Nazmudin (26), warga Kampung Mancagahar, Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut.
Setelah kapal yang ditumpanginya tergulung ombak, Nanaz berusaha menyelamatkan diri ke bibir pantai dengan cara berenang.
Dengan kondisi ombak yang ganas, dia sempat tergulung ombak hingga beberapa kali.
"Dia berenang, sempat tergulung ombak hingga lima kali," ujar aktivis lingkungan dari Forum Pengurangan Risiko Bencana Garut Selatan, Ipi Mupliana, kepada Tribunjabar.id.
Menurutnya, Nanaz sempat berteriak-teriak meminta pertolongan warga di pesisir kawasan Karang Pulo Santolo.
Usahanya itu akhirnya membuahkan hasil. Warga Karang Pulo akhirnya mendengar teriakan korban lalu menyelamatkannya.
Baca juga: Meresahkan Pengguna Jalan, Rendiana Awangga Dorong Pemkot Tuntaskan Persoalan PMKS di Bandung
"Ditolonglah oleh warga Pulo, itu sekitar jam empat subuh. Jarak antara TKP dengan bibir pantai itu kurang lebih 100 meteran," ucapnya.
Nanaz saat ini sudah berada di kediamannya. Ipi menjelaskan korban mengalami trauma dengan kejadian yang menimpanya.
Korban lain bernama Agus Muhidin hingga sore ini masih dicari oleh tim SAR gabungan.
Sang juru mudi yang juga pemilik dari Kapal Nelayan KM Abah Jaya yakni Ade Jamidin sudah dimakamkan pada Selasa siang.
Kasat Polairud Polres Garut, AKP Adnan Muttaqien, mengatakan, proses pencarian terhadap korban akan dilanjutkan besok pagi.