Menkes Budi Gunadi Wajibkan Vaksin Kanker Serviks, Rencanakan Akan Mulai Tahun Ini

Melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Pemerintah akan mewajibkan pemberian vaksin kanker serviks atau Human Papiloma Virus (HPV).

Penulis: Salma Dinda Regina | Editor: Mega Nugraha
BPMI Setpres
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BPMI Setpres) 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Pemerintah akan mewajibkan pemberian vaksin kanker serviks atau Human Papiloma Virus (HPV).

Rencana pemberian vaksin kanker serviks tersebut akan diberikan secara gratis mulai dari tahun ini.

"Gratis, dibiaya oleh negara, (mulai) tahun ini,"kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi," dikutip dari Kompas.com, Rabu (20/4/2022).

Budi menjelaskan, hal tersebut dilakukan guna tindakan preventif dan promotif pemerintah dalam penerapan kebutuhan kesehatan dasar.

Budi menekankan, vaksinasi lebih bersifat memberikan pencegahan akan terjadinya perburukan penyakit, bukan untuk menyembuhkan.

"Seperti Covid-19, kalau kita sakit biayanya puluhan juta masuk RS tapi kalau kita cegah preventif pakai masker, minum vitamin itu jauh lebih murah, jadi vaksinasi itu sifatnya mencegah bukan mengobati orang sakit,"ujarnya.

Baca juga: Punya Anak Lebih dari Tiga Rentan Terkena Kanker Serviks Uteri? Perempuan Perlu Tahu

Berikut informasi seputar vaksin HPV guna mencegah kanker serviks:

Diberikan untuk anak

Mei Neni Sitaresmi, Sekretaris Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan, vaksin HPV ini penting guna sebagai tambahan imunisasi dasar rutin untuk anak-anak.

"Kemudian, HPV untuk anak-anak kelas 5 dan 6 (SD) yang perempuan, InsyaAllah akan masuk di dalam program pemerintah,"terangnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved