Sidang Vonis M Kace

Sempat Pingsan dan Dirawat di RS, M Kace Jalani 18 Kali Sidang Hingga Divonis 10 Tahun Penjara

Sampai sidang terakhir Rabu (6/4/2022) menurut juru bicara PN Ciamis, Arpisol SH ada 18 kali sidang yang digelar di PN Ciamis  atas terdakwa M Kace.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/Andri M Dani
Sidang terdakwa kasus penistaan agama, M Kace, di PN Ciamis, Rabu (6/4/2022). Ia divonis maksimal 10 tahun penjara. 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Perkara kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa M Kace digelar di PN Ciamis mulai Kamis  (25/11/2022).

Sampai sidang terakhir Rabu (6/4/2022) menurut juru bicara PN Ciamis, Arpisol SH ada 18 kali sidang yang digelar di PN Ciamis  atas terdakwa M Kace.

Sekali dalam persidangan terdakwa M Kace sempat jatuh pingsan saat persidangan sehingga harus dilarikan  ke rumah sakit.

Terdakwa M Kace juga sempat dua kali dirawat di RSUD Ciamis karena gangguan kesehatan. Dan sidang sempat tertunda beberapa kali.

“Terdakwa M Kace memang memiliki riwayat penyakit ginjal,” ujar juru bicara PN Ciamis, Arpisol SH kepada sejumlah wartawan usai sidang hari terakhir atas terdakwa M Kace di PN Ciamis, Rabu (6/4) sore.

Atas pertimbangan kesehatan pula, majelis hakim sempat mempersilahkan terdakwa M Kace keluar ruang sidang beberapa saat untuk minum. “Atas pertimbangan kesehatan, majelis tadi sempat memberi kesempatan bagi terdakwa untuk meninggalkan ruangan sidang berapa saat untuk minum,” katanya.

Dan pada hari terakhir sidang kasus penistaan agama di PN Ciamis, Rabu (6/4) majelis hakim  yang diketuai Vivi Purwati SH MH dan hakim anggota Ahmad Iyud Nugraha SH MH serta Rika Emilia SH MH  sudah menjatuhkan putusan pidana maksimal 10 tahun penjara sesuai dengan tuntutan JPU berdasarkan ketentuan pasal 14 ayat 1 KUHP (tuntutan primer).

“Pidana maksimal 10 tahun penjara tersebut dengan pertimbangan hal yang memberatkan dan hal yang meringankan,” ujar Arpisol SH yang juga hakim PN Ciamis tersebut.

Vonis pidana  maksimal 10 tahun penjara tersebut dengan pertimbangan fakta-fakta yang terungkap di persidangan. Dari pemeriksaan saksi-saksi termasuk keterangan saksi ahli, pemeriksaan terdakwa, dan fakta dari barang bukti serta dokumen.

Baca juga: M Kace Divonis Maksimal 10 Tahun, Ulama di Ciamis Ucapkan Terima Kasih Kepada Aparat Penegak Hukum

Saat akhir persidangan Rabu (6/4) sore tersebut penasehat hukum terdakwa menyatakan  pikir-pikir dulu atas keputusan majelis hakim atas terdakwa M Kace tersebut.

“Tadi penasehat hukum memang menyatakan pikir-pikir. Tapi  berkemungkin besar akan banding. Perkaranya akan berlanjut di Pengadilan Tinggi Bandung,” jelasnya.

Sementara terdakwa M Kace setelah dijatuhi vonis pidana maksimal 10 tahun penjara tersebut menurut Aprisol SH sementara dititipkan di LP kelas II B Ciamis. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved