Kosmetik dan Obat-obatan Ilegal yang Disita BBPOM Bandung Nilainya Rp 1,2 Miliar dari 34 Jenis  

BPOM Bandung mengamankan barang bukti berupa obat tradisional, kosmetik impor tanpa izin edar dengan nilai barang bukti yang disita Rp 1.238.348.000. 

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/NAZMI ABDURRAHMAN
Petugas BPOM Kota Bandung mengamankan kosmetik ilegal dari sebuah rumah di Kecamatan Sukajadi, Bandung, Rabu (6/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bandung mengamankan barang bukti berupa obat tradisional, kosmetik impor tanpa izin edar BPOM, dari sebuah rumah di Sukajadi, Kota Bandung, Rabu (6/4/2022). 

Total barang bukti yang diamankan sekitar 34 jenis dengan total 19.551 pcs/kotak/botol dengan nilai barang bukti yang disita Rp 1.238.348.000. 

"Nilai barang yang disita Rp 1.238.348.000," ujar Koordinator Kelompok Subtansi Penindakan Balai BPOM Bandung Alex Sander. 

Pihaknya mendapat informasi adanya kegiatan penjualan kosmetik ilegal sejak Februari 2022. 

"Kita temukan beberapa produk obat tradisiomal, kosmetik tidak memiliki izin edar, jadi ada beberapa yang tidak ada izin edar di sini. Laporannya sejak bulan Februari 2022, kita lakukan pemantauan sebanyak dua kali dan lakukan operasi penindakan," ujar Alex. 

Saat ini pemilik rumah, kata dia, sedang dilakukan pemeriksaan. 

"Terhadap pelaku kita lakukan BAP, saat ini sedang berlangsung dan lakukan proses sesuai perundang-undangan yang berlaku," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved