Rusia Serang Ukraina
5 Dampak Mengerikan Perang Rusia-Ukraina, Harga Minyak Melonjak, Ekonomi Global Diobrak-abrik
Harga minyak dan gas telah melonjak akibat kekhawatiran pasokan karena Rusia adalah salah satu produsen dan pengekspor bahan bakar fosil terbesar.
TRIBUNJABAR.ID - Setelah sebulan perang Rusia-Ukraina, terjadi dampak yang luar biasa.
Dampak itu antara lain harga minyak global melonjak, perusahaan asing telah keluar dari Rusia, dan Moskwa menghadapi momok sanksi yang kian mengerikan.
Seperti dilansir dari AFP, berikut adalah dampak ekonomi dari invasi Rusia yang dimulai pada 24 Februari.
Sebulan invasi sudah berlangsung dan kian mengubrak-abrik ekonomi global.
1. Komoditas Melambung
Harga minyak dan gas telah melonjak akibat kekhawatiran pasokan karena Rusia adalah salah satu produsen dan pengekspor bahan bakar fosil terbesar di dunia.
Minyak mentah Brent North Sea, patokan internasional, berdiri di sekitar 90 dolar AS pada Februari.
Pada 7 Maret, melonjak ke 139,13 dolar AS mendekati level tertinggi 14 tahun dan harga tetap sangat fluktuatif.
Harga yang naik mendorong pemerintah negara-negara di dunia mengambil langkah-langkah untuk meringankan kesulitan keuangan bagi konsumen.
Mulai PPN yang lebih rendah di Swedia, batas harga di Hongaria, atau diskon di Prancis.
Harga gas juga meroket, dengan referensi Eropa TTF Belanda melonjak ke level tertinggi sepanjang masa di 345 euro pada 7 Maret.
Komoditas lain yang diproduksi secara besar-besaran di Rusia telah melonjak, termasuk nikel dan aluminium.
Rantai pasokan industri otomotif juga menghadapi gangguan karena suku cadang utama berasal dari Ukraina.
2. Harga makanan melonjak
Sekjen PBB Antonio Guterres telah memperingatkan bahwa konflik dapat bergema jauh di luar Ukraina, menyebabkan "badai kelaparan dan kehancuran sistem pangan global".
Rusia dan Ukraina adalah lumbung pangan dunia, menyumbang 30 persen dari ekspor gandum global.
Harga sereal dan minyak goreng telah meningkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tank-rusia-diledakkan-2.jpg)