Lugunya Keluarga Korban Bocah Kembar di Hadapan Pengendara Moge yang Tabrak Hasan Husen Hingga Tewas

Bocah kembar ditabrak pengendara moge menyisakan cerita miris. Bocah kelas 2 SD itu meregang nyawa seusai ditabrak

Penulis: Padna | Editor: Mega Nugraha
Tangkap layar video
Empong, ibu si kembar yang tertabrak moge di Pangandaran 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Bocah kembar ditabrak pengendara moge menyisakan cerita miris. Bocah kelas 2 SD itu meregang nyawa seusai ditabrak saat menyebrang Jalan Raya Kalipucang, Pangandaran pada Sabtu (12/3/2022).

Kedua bocah kembar tersebut adalah Hasan Firdaus dan Husen Firdaus (8).

Hingga Senin (14/3/2022), dua pelaku penabrak bocah kembar, Angga Permana Putra dan Agus Wardi, belum ditetapkan tersangka.

Alih-alih siap bertanggung jawab secara hukum, keduanya memberikan uang Rp 50 juta pada keluarga korban dengan sejumlah perjanjian tertulis yang ditandatangi perwakilan korban. 

Dalam perjanjian itu, ada empat poin yang ditandatangani oleh pihak pertama Iwa Kartiwa perwakilan keluarga korban, pihak kedua Angga Permana Putra dari HDCI Bandung sekaligus pelaku.

Perjanjian dengan yang ditandatangani di atas materai itu diketahui kepala Desa Ciganjeng, Imang Wardiman, yang dilaksanakan di Mapolsek Kalipucang pada tanggal 12 Maret 2022.

Pertama pihak ke satu dan pihak kedua telah menerima bahwa kecelakaan tersebut sebagai musibah dari Allah SWT.

Kedua, pihak kedua Angga Permana Putra memberikan santunan uang tunai kepada pihak ke satu sebesar Rp 50 juta dan pihak ke satu sudah menerimanya.

Ketiga, pihak ke satu dan pihak kedua telah sepakat dan mufakat bahwa perkara ini diselesaikan secara kekeluargaan, serta pihak ke satu tidak akan menuntut di kemudian hari Secara hukum pidana maupun perdata kepada pihak kedua.

Keempat, apabila dikemudian hari ternyata ada pihak lain yang mempersalahkan kembali permasalahan ini, kedua belah pihak sepakat untuk mengesampingkan atau tidak menanggapinya dan atau gugur demi hukum.

Bocah kembar itu putra pasangan Wasmo (60) dan Empong (48), warga di Blok Kedungpalumpung, Dusun Babakansari Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat.

Keluguan keluarga korban terlihat saat diwawancara Tribun pada Minggu (13/3/2022), ibu bocah kembar, Empong, wajahnya yang polos tampak kebingungan saat diwawancara. 

Di sisi lain, dia hanya bisa pasrah dan namun tidak tahu harus berbuat apa saat anaknya tewas. Saat ditanya apakah pelaku harus dihukum pun, dia kebingungan menjawab.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved