Guru Agama di Garut Meninggal karena Kecelakaan, Sang Istri Tuntun Baca La Ilaha Illallah

Peristiwa nahas ini terjadi kemarin pagi. Warganet meminta Pemkab perbaiki jalan.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: taufik ismail
Ilustrasi Ari Ruhiyat
Ilustrasi jalan rusak dan berlubang. Di Garut dikabarkan seorang guru meninggal dunia karena jatuh saat melintasi jalan rusak. 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Netizen Garut digegerkan dengan kabar seorang guru agama meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan KH Hasan Arif, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (10/2/2022).

Kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 07.30 WIB saat sang guru bersama istrinya hendak menuju sekolah untuk mengajar.

Video detik-detik setelah kecelakaan itu kini beredar di media sosial mau pun WhatsApp Grup dan menjadi viral.

Dalam video yang berdurasi 21 detik itu terlihat seorang wanita yang diketahui merupakan istri korban sedang mentalkin (menuntun membaca kalimat tauhid) kepada suaminya yang tergeletak. 

Di Facebook sendiri warga geram dengan kondisi sepanjang Jalan KH Hasan Arif rusak berat sehingga kecelakaan tersebut diduga akibat rusaknya jalan tersebut.

Ryan Suhendar, salah satu akun Facebook yang mengunggah video tersebut menuliskan pesan kepada bupati Garut untuk memperhatikan jalan tersebut karena sudah banyak korban yang meninggal dunia.

"Pak bupati nyuhunkeun perhatian na tos seer korban nu meninggal di jalan banyuresmi, (Pak Bupati tolong perhatiannya, sudah banyak korban yang meninggal dunia di Jalan Banyuresmi," tulisnya.

Unggahan tersebut kemudian mendapat banyak respons dari warganet lain dan sudah dibagikan oleh lebih dari 237 akun lainnya.

Respon tersebut menyoal soal buruknya kondisi Jalan KH Hasan Arif yang menyambungkan tiga kecamatan yakni Banyuresmi, Leuwigoong, dan Kecamatan Cibiuk.

Warganet juga menuliskan bahwa korban yang meninggal tersebut merupakan guru agama di SMPN 1 Banyuresmi.

"Pak Yuda guru agama di SMP 1, banyuresmi," tulis Nur Anggraeni.

"Atuh jalannya banyak lubang, saya tiap hari melewati banyak lubang," tulis Iyam Mariam.

Dari pantauan Tribunjabar.id kerusakan ringan hingga berat terjadi di kawasan tersebut, pengendara pun harus berhati-hati.

Beberapa jalan berlubang pun terdapat di beberapa ruas jalan KH Hasan Arif dari mulai Depan SMKN 2 Garut hingga Polsek Leuwigoong yang memiliki panjang 13,8 Km.

Baca juga: Jalan di Cihampelas Bandung Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Protes, Tabur Ikan Lele di Jalan

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved