Breaking News:

Pemberdayaan Kader Dan Sosialisasi Prilaku "Cerdik" Melalui Edukasi Berbasis Media Pasca Pandemi

Universitas Bhakti Kencana optimalkan peran kader di RW. 02 Kelurahan Cipamokolan Rancasari Kota Bandung dalam sosialisasi prilaku Cerdik dan edukasi

Poto Anggota Pengabdian Masyarakat Bersama Ketua 

TRIBUNJABAR.ID, Perubahan gaya hidup dan mengendalikan faktor risiko harus dilakukan sedini mungkin sebagai investasi kesehatan masa depan. Masyarakat harus memiliki kesadaran kesehatan pada dirinya, agar dapat dilakukan deteksi sedini mungkin sehingga tidak terjadi keterlambatan pengobatan.

Program puskesmas sebagai upaya kesehatan masyarakat yang dilakukan dalam melakukan skrining maupun pengobatan penyakit tidak menular yaitu Posbindu PTM dan kampanye “CERDIK”. Pos Binaan Terpadu (Posbindu) adalah kegiatan monitoring dan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular terintegrasi serta gangguan akibat kecelakaan dan tindakan kekerasan dalam rumah tangga yang dikelola oleh masyarakat melalui pembinaan terpadu.

Poto Pre Tes
Poto Pre Tes ()

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menghimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk menerapkan perilaku “CERDIK”. “CERDIK” merupakan singkatan dari Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin beraktivitas fisik, Diet yang sehat dan seimbang, Istirahat yang cukup dan Kelola stres. (Kemenkes RI).

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari tenaga kesehatan penanggung jawab program posbindu di wilayah kerja Puskesmas Cipamakolan, didapatkan bahwa pada masa pandemi COVID-19 ini banyak kegiatan dari program puskesmas yang tertunda, salah satunya adalah program posbindu PTM.

Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat Universitas Bhakti Kencana Madinatul Munawaroh,S.Pd.,M.K.M. Menjelaskan dalam rangka membantu program Puskesmas Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular dilakukan melalui upaya promotif dan preventif dengan pendekatan faktor risiko PTM salah satunya adalah program “CERDIK”.

Poto pemberian edukasi kepada kader
Poto pemberian edukasi kepada kader ()

Universitas Bhakti Kencana optimalkan peran kader di RW. 02 Kelurahan Cipamokolan Rancasari Kota Bandung dalam sosialisasi prilaku Cerdik dan edukasi berbasis media pasca covid -19 pada kader di wilayah Kelurahan Cipamokolan, Rancasari. Tim dosen kelompok 22 ini beranggotakan 6 orang dari berbagi bidang ilmu Kesehatan yaitu Madinatul Munawaroh,S.Pd.,M.K.M. Nadia Ushfuri Amini, S.I.Kom., M.I.Kom, Anri, S.Kep.,Ners.,M.Kep, Apt. Nita Selifiana, M.Si, Ns Imam Abidin. S.Kep.,Ners.M,Kep, Agung Sutriyawan, SKM., M.Kes,

Poto besama mitra
Poto bersama mitra ()

Dalam kegiatan pengmas ini di awali dengan mengukur tingkat pengetahuan kader terkait “CERDIK” dari hasil pengukuran pengetahun dapat diketahui banyak hal yang perlu di tingkatkan kader dapat mengoptimalkan peran kader di masyarakat Terkait CERDIK, steleh di ketahui gambaran pengetahuan tersebut pada hari ke dua tim pengmas memberikan edukasi terkait “CERDIK” dengan harapan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat dengan benar.

Setelah pemberian edukasi kegiatan selanjutnya pemberian kuesioner untuk mengukur tingkat keberhasilan pemberian edukasi dan di lihat dari hasil yang diperoleh adanya peningkatan yang signifikan dari pengetahuan kader. Hal ini dapat di simpulan adanya keberhasilan dalam kegiatan pengambdian masyarakat di RW 2 Cipamokolan , Rancasari kota Bandung.

ubk penerimaan mahasiswa baru gelombang 1
ubk penerimaan mahasiswa baru gelombang 1 (ubk)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved