Breaking News:

Buruh dari Sumedang dan Bandung Menuju Gedung Sate, Lalu Lintas di Jalur Bandung-Garut Macet Parah

Ratusan massa buruh dari Sumedang dan Kabupaten Bandung kembali turun ke jalan menuju Gedung Sate Kota Bandung

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Kiki Andriana
Pantauan arus lalu lintas di kawasan Cipacing, Jatinangor, Sumedang, Selasa (30/11/2021) 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG -  Massa buruh dari Sumedang dan Kabupaten Bandung kembali turun ke jalan menuju Gedung Sate, Kota Bandung untuk berunjuk rasa menolak penetapan UMK 2022 berdasarkan PP No 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, Selasa (30/11/2021).

Imbasnya, kondisi arus lalu lintas di Jalur Bandung-Garut mengalami kemacetan cukup panjang.

Pantauan TribunJabar.id di kawasan Cipacing, Jatinangor, sejak pukul 11.00 WIB, antrean panjang kendaraan mengular hingga beberapa kilometer dari arah Garut menuju Bandung.

Baca juga: Ajak Unjuk Rasa ke Gedung Sate Bandung, Buruh di Cianjur Sweeping Rekan yang Sedang Kerja

Salah satu pengendara terlihat emosi dengan kemacetan arus lalu lintas tersebut.

"Ya, macetnya panjang. Ini imbas dari demo buruh, boleh demo, tapi jangan mengganggu lalu lintas, ini kan jalan umum," ucap Wawan Rahmat, seorang pengendara mobil ditemui TribunJabar.id di Cipacing.

Ucapan senada dikatakan oleh Sinta Rosdiana (34) pengendara sepeda motor asal Garut, ia memaklumi aksi yang dilakukan para buruh untuk menuntut Kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tersebut.

"Wajar sih, mereka mau menyampaikan aspirasinya, tetapi lalu bisa jangan berkonvoi, jika konvoi pasti macet seperti ini, " kata dia.

Hingga berita ini ditulis, antrean panjang kendaraan masih terjadi dari arah Garut menuju Bandung.

Baca juga: Kondisi Terkini Demo Buruh di Gedung Sate, Massa Sempat Ricuh dan Rusak Pagar

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved