Breaking News:

Persiapan Nataru, Kapolres Sukabumi: Tak Ada Pesta dan Akan Dilakukan Ganjil Genap di Jalur Wisata

di Nataru kali ini pihaknya terfokus pada pencegahan penyebaran virus Covid-19 dan peningkatan Herd Immunity

Tribun Jabar/ M Rizal Jalaludin
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah, Sabtu (27/11/2021) 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Menjelang Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Polres Sukabumi terus melakukan berbagai persiapan.

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan, di Nataru kali ini pihaknya terfokus pada pencegahan penyebaran virus Covid-19 dan peningkatan Herd Immunity dengan percepatan vaksin.

"Persiapan Nataru imbauan bahwa varian baru Covid-19 sudah menyebar dan perlu kita waspada, terutama Kabupaten Sukabumi yang vaksinasinya belum 50 persen sehingga rawan terjadinya penyebaran Covid varian baru. Maka langkah yang diambil adalah percepatan vaksin, partisipasi warga untuk kampanye vaksin sehat vaksin halal," kata Dedy dalam keterangannya, Sabtu (27/11/2021).

Baca juga: Skenario PPKM Level 3 Pada Masa Libur Nataru di Indramayu, Anak Sekolah Tidak Libur

"Pembatasan kegiatan masyarakat guna mencegah penyebaran varian baru Covid-19 di Kabupaten Sukabumi karena Herd Immunity Kabupaten Sukabumi belum terbentuk karena masyarakat yang tervaksin masih rendah," jelasnya.

Untuk pengamanan Natalnya pihaknya melibatkan ratusan personil, diantaranya 362 personil Kepolisian dan 20 personil TNI. Ratusan personil ini akan ditempatkan di enam tempat ibadah (gereja).

Dedy mengatakan, jemaat yang akan melakukan ibadah saat Nataru diwajibkan mempunyai aplikasi Peduli Lindungi, wajib mematuhi protokol kesehatan, keterisian gereja dibatasi hanya 50 persen.

"Vaksinasi mobile bila ada jemaat yang belum vaksin," ucapnya.

Sementara itu, untuk di tempat wisata, penginapan atau hotel, pihaknya juga berlakukan wajib penggunaan aplikasi Peduli Lindungi dan juga akan diberlakukan ganjil genap dan protokol kesehatan ketat, pembagian masker kepada pengunjung yang tidak memakai masker dan vaksin mobile bagi yang belum divaksin.

"Tempat wisata dan hotel wajib aplikasi Peduli Lindungi, pelaksanaan ganjil genap di lokasi wisata Palabuhanratu," jelasnya.

Ia menegaskan, tidak dibolehkan ada pesta perayaan Nataru nanti. Jika warga menemukan adanya pesta ia mengimbau warga untuk melaporkan disertai bukti.

Baca juga: PPKM Level 3 Libur Nataru, Agenda Akhir Tahun di Cianjur, Hotel dan Wisata Bisa Beroperasi 60 Persen

"Kami membentuk tim pengurai macet di lokasi wisata, tidak ada pesta perayaan tahun baru, bila ada perayaan maka masyarakat bisa laporkan ke kami disertai dengan bukti-bukti sehingga kita akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut," tegasnya.

Kendati demikian, pihaknya menyiapkan enam titik posko cek point di lokasi rawan macet dari jalur utara Kabupaten Sukabumi sampai ke Palabuhanratu. Untuk tempat belanja pun diimbau untuk tutup pukul 21.00 WIB.

Tak hanya dilakukan di jalur wisata, ganjil genap juga secara khusus diberlakukan di jalan Siliwangi yang merupakan jalur utama Palabuhanratu.

"Ganjil genap pada malam tahun baru di jalan Siliwangi dari jam 21.00 sampai selesai," ujarnya.*

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved