Breaking News:

Orangtua Wajib Tahu, Pentingnya Vaksinasi Hepatitis B Untuk Anak-anak

amu orangtua yang baru punya anak, wajib mengetahui tentang vaksinasi hepatitis B yang menurut aturan Permenkes termasuk wajib bagi anak-anak.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/ Yongky Yulius
Salah satu alat dari dua kit pendeteksi hepatitis B dan kit cek keberhasilan vaksinasi hepatitia B.Dua kit itu sedang dalam tahap penelitan dan pengembangan oleh kurang lebih 15 orang dosen dan mahasiswa yang diketuai oleh Ernawati Arifin Giri-Rachman M.Si., Ph.D dari ITB. Foto diambil di Aula Timur ITB, Jalan Ganesa, Kota Bandung Rabu-Kamis (4-5/7/2018). 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Kamu orangtua yang baru punya anak, wajib mengetahui tentang vaksinasi hepatitis B yang menurut aturan Permenkes termasuk wajib bagi anak-anak.

Dokter Nanda, vaksinator di Kimia Farma Rancabolang Kota Bandung mengatakan, banyak manfaat yang didapat dari vaksin hepatitis B, salah satunya untuk pembentukan antibodi.

"Sebenarnya vaksin hepatitis B ini untuk pencegahan penyakit hepatitis B yang gejala dari virusnya itu biasanya kulit terlihat kuning, sakit perut dan demam," ujar Nanda di Bandung, Sabtu (27/11/2021).

Baca juga: Kimia Farma Rancabolang Kota Bandung Buka Layanan Imunicare Klinik khusus Vaksin

Sebelum mendapatkan vaksinasi hepatitis B, warga menjalani screening atau pemeriksaan kesehatan. Vaksin hepatitis B ini diberikan lebih dari 1 kali.

"Tetap ada patokannya, jadi sebelum vaksin diperiksa dulu, sifatnya sama seperti vaksinasi Covid-19. Vaksin Hepatitis B ini tiga kali apabila belum pernah dilakukan vaksinasi hepatitis B sebelumnya, sekarang nanti satu bulan ke depan selanjutnya enam bulan ke depan," katanya.

Pada kesempatan itu, Kimia Farma meresmikan Kimia Farma Klini Imunicare.

Dalam peluncuran klinik imunicare ini, Kimia Farma Rancabolang memberikan layanan vaksin hepatitis B kepada ratusan warga di wilayah Sekejati Kota Bandung dan sekitarnya.

Dikutip dari berbagai sumber, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.42 Tahun 2013 dan No.12 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan imunisasi, pemberian vaksin hepatitis B menjadi salah satu imunisasi wajib yang diberikan kepada anak.

Baca juga: Saat PRT di Bandung Dibikin Bangga dengan Profesinya, Emas Batangan Mini Dihadiahkan Untuk Mereka

World Health Organization (WHO) juga merekomendasikan bahwa semua bayi harus menerima dosis pertama vaksin hepatitis B dalam waktu maksimal 24 jam setelah dilahirkan.

Dosis vaksin hepatitis B akan disesuaikan dengan usia dan kondisi pasien, serta tujuan penggunaan obat. Berikut adalah rinciannya:

Dewasa usia >18 tahun: 0,5–1 ml, sebanyak 3 kali. Jadwal pemberian vaksin dihitung dengan bulan 0 sebagai dosis pertama, diikuti dengan bulan ke 1 dan bulan ke 6.

Bayi dan anak-anak: 0,5 ml, sebanyak 3 kali. Untuk vaksin hepatitis primer, dosis pertama diberikan segera setelah bayi lahir.

Dosis selanjutnya diberikan pada usia 2, 3, dan 4 bulan. Vaksin hepatitis B booster diberikan mulai usia 18 bulan.

Vaksin hepatitis B untuk anak merupakan salah satu jenis imunisasi wajib. Vaksin hepatitis B juga ditujukan untuk semua orang dewasa tanpa terkecuali. Namun, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan HbsAg terlebih dahulu.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved