Breaking News:

Banjir Bandang Terjang Sukaresmi Garut hingga 1 Kampung Terisolir, BPBD Belum Simpulkan Penyebabnya

Banjir bandang yang terjadi Sabtu sore tersebut menyebabkan dua Desa terdampak, yakni Desa Sukalilah dan Desa Sukajaya.

sidqi al ghifari/tribun jabar
Jembatan Pelag di Kampung Pelag, Desa Sukalilah, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut yang ambruk diterjang banjir bandang, Sabtu (6/11/2021). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut liris dampak kerusakan yang diakibatkan banjir bandang yang terjadi di Desa Sukalilah, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Garut, Daris Hilman mengatakan, dari hasil rapat kordinasi, saat ini tercatat sebanyak lima rumah terdampak banjir bandang.

Kelima rumah tersebut berada di Kampung Cilegong yang posisinya tepat berada di pinggiran sungai Cijerah.

Banjir bandang yang terjadi Sabtu sore tersebut menyebabkan dua Desa terdampak, yakni Desa Sukalilah dan Desa Sukajaya.

"Dua rumah rusak berat dan tiga rumah lainnya teredam lumpur setinggi 30 centi meter," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (7/11/2021).

Menurutnya, saat ini satu kampung di Desa Sukaresmi terisolir dikarenakan jembatan penghubung terputus total.

Untuk keadaan darurat dan mendesak sampai saat ini dinyatakan 1 kampung 335 Keluarga di Kampung Pelag, Desa Sukalillah terisolir dikarenakan jembatan penghubung terputus total.

Baca juga: 45 Rumah di KBB Diterjang Banjir Bandang, Satu Hancur Karena Jebol, Satu Kampung Penuh Lumpur

"Untuk penyebabnya kita belum bisa simpulkan apa penyebabnya, sedang dilakukan assessment oleh tim," ucapnya.

Pantauan Tribun Jabar di lokasi bencana, Minggu siang, hujan kembali turun dengan intensitas ringan.

Kepala Desa Sukalilah, Asep Haris mengimbau warga agar berhati-hati dan waspada dengan tidak banyak beraktifitas di sekitaran bantaran sungai.

"Warga harap waspada dan bersabar dulu, Insya Allah kita bersama-sama keluar dari musibah ini, ayo kita sama-sama bergandengan tangan," ucapnya. (*)

Baca juga: Banjir Bandang Terjang SMPN 3 Saguling di KBB, Ruangan Kelas Dipenuhi Lumpur

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved