Breaking News:

Liputan Khusus

Keberatan Soal Tambang Emas Ilegal di Bangbayang, Warga Sumedang Diintimidasi, Ada Pembutut

warga tak berani bicara karena takut diintimidasi seperti yang terjadi pada warga dusun yang keberatan soal tambang emas di Desa Bangbayang itu.

Dokumentasi Warga
Tambang emas di Dusun/Desa Bangbayang, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Aktivitas penambangan emas diam-diam dilakukan di Dusun/Desa Bangbayang, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang.

Penjagaan yang ketat membuat keberadaannya nyaris tak terendus. Warga setempat tak berani bicara. Mimik mereka bahkan langsung berubah saat ditanya soal tambang emas itu. 

Ditemui di Desa Bangbayang, Rabu (27/10/2021), seorang warga mengaku, ia dan warga lain tak berani bicara karena takut diintimidasi seperti yang sempat terjadi pada warga dusun yang keberatan soal keberadaan tambang emas itu.

Sejak tambang emas itu ada, ujarnya, sungai di sekitar lokasi tercemar dan sawah mengeras karena airnya tercampur lumpur bekas galian tambang.

"Sekitar lima bulanan lalu," ujarnya sambil mewanti-wanti agar identitasnya dirahasiakan.

Ia mengatakan, tambang itu berada di ujung desa, di kaki Kareumbi, berbatasan dengan hutan lindung yang dikelola oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Baca juga: Dedi Mulyadi Kaget Papan Namanya PT Cahaya Natural Bumi, di Dalamnya Ternyata Tambang Ilegal

"Lokasinya jauh dari kampung, perlu motor trail untuk menuju ke sana. Penjagaannya sangat ketat," ujarnya.

Beberapa warga yang ditemui di Desa Bangbayang menyebut, tambang emas itu berada di lahan milik Umar, Kepala Desa (Kuwu) Bangbayang.

Seingat warga, tambang emas beroperasi pada Mei 2021. Tidak ada pemberitahuan kepada mereka apalagi sampai meminta izin lingkungan. 

Sumber Tribun mengatakan dari sekitar 900 keluarga yang bermukim di desa Bangbayang, hanya lima keluarga yang menyetujui adanya tambang tersebut. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved